6 Tips Mendaki Gunung Rinjani bagi Pemula, Wajib Sarapan sampai Pakai Pemandu

Jalur yang menantang, cuaca yang tidak bisa diprediksi, serta medan yang bervariasi menuntut persiapan matang agar perjalanan mendaki Gunung Rinjani tetap aman dan menyenangkan.

oleh HenryDiterbitkan 04 Juli 2025, 08:00 WIB
6 Tips Mendaki Gunung Rinjani Bagi Pemula, Wajib Sarapan sampai Pakai Jasa Pemandu.  (dok.Instagram @btn_gn_rinjani/https://www.instagram.com/p/DH7Rfpyzxk6/)  

Liputan6.com, Jakarta - Mendaki gunung butuh persiapan yang maksimal dalam segala hal, termasuk saat berencana mendaki Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Gunung Rinjani adalah salah satu destinasi favorit para pecinta alam dengan panorama yang luar biasa.

Namun, mendaki gunung setinggi 3.726 meter di atas permukaan laut ini bukan perkara mudah, terlebih bagi pendaki pemula. Jalur yang menantang, cuaca yang tidak bisa diprediksi, serta medan yang bervariasi menuntut persiapan matang agar perjalanan tetap aman dan menyenangkan.

Gunung Rinjani baru saja menyelesaikan perbaikan jalur pendakian Torean. Selain perbaikan jalur pendakian Torean selesai dilakukan, pihak Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) juga telah menyelesaikan perbaikan jalur pendakian Senaru kawasan Gunung Rinjani.

"Kegiatan ini merupakan salah satu upaya kami dalam meningkatkan keselamatan pengunjung Gunung Rinjani," kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) NTB Yarman, dilansir dari Antara, Rabu, 2 Juli 2025.

Berikut ini adalah sejumlah tips penting yang wajib diketahui pemula sebelum menginjak kaki di jalur pendakian Rinjani, mulai dari perencanaan sampai teknik bertahan di alam terbuka, yang dikutip dari akun Instagram @btn_gn_rinjani, Rabu, 2 Juli 2025.

 

1. Jaga kondisi tubuh sebelum mendaki

Bukit Propok di Taman Nasional Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat. (dok. Instagram @en.cres/https://www.instagram.com/p/BynCoitB2yB/)

Sebelum memulai pendakian, pastikan tubuh dalam keadaan benar-benar fit. Jangan paksakan diri jika sedang demam, cedera, atau punya riwayat asma yang belum stabil. Jika merasa ragu dengan kondisi fisik, tak ada salahnya berkonsultasi dengan tenaga medis terlebih dahulu.

Jangan lupa mengisi energi di pagi hari sebelum mulai mendaki sangat penting. Menu sarapan sederhana seperti roti bisa menjadi pilihan yang cukup mengenyangkan. Sebaiknya juga minum teh jahe hangat untuk menghangatkan tubuh.

2. Siapkan perlengkapan pendakian secara lengkap

Perlengkapan yang tepat sangat berpengaruh terhadap keselamatan dan kenyamanan di sepanjang jalur. Gunakan sepatu gunung yang kuat, jaket anti air, tenda yang tahan terhadap cuaca ekstrem, serta sleeping bag yang cukup hangat. Peralatan yang sesuai bakal sangat membantu mengurangi risiko saat di alam terbuka.

3. Cek musim dan perkiraan cuaca sebelum mendaki

Gunung Rinjani memiliki musim pendakian resmi yang ditetapkan oleh Balai Taman Nasional. Hindari memulai pendakian saat musim hujan karena jalur menjadi licin dan berisiko.

 

4. Cek Prakiraan Cuaca

Mereka berubah haluan dari rencana semual, yaitu Gunung Rinjani. "Dari yang asalnya mau ke Rinjani dll lah, namun kita ngga nemu jadwal kosong yg panjang," ungkapnya. (foto: Instagram/ yurayunita)

Selain itu, cek prakiraan cuaca beberapa hari sebelumnya. Jika ada informasi tentang badai atau kabut tebal, sebaiknya tunda perjalanan demi keselamatan.

4. Latihan fisik sebelum hari pendakian

Mengingat rute menuju puncak Rinjani cukup menantang, penting untuk melatih kebugaran tubuh minimal dua minggu sebelum pendakian. Lakukan olahraga ringan seperti joging, naik turun tangga, atau bersepeda secara rutin. Latihan ini akan membantu memperkuat otot kaki dan melatih pernapasan agar tubuh siap menghadapi tanjakan.

5. Pilih jalur pendakian sesuai kesiapan dan waktu yang tersedia

Bagi pendaki pemula, sangat penting memilih rute pendakian yang sesuai dengan kondisi fisik dan durasi waktu yang dimiliki. Sejumlah operator, seperti Rinjani Dreamers Trekking, menyediakan beragam pilihan paket yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, dari perjalanan singkat hingga ekspedisi lebih menantang yang memakan waktu beberapa hari. 

• Paket 2 hari 1 malam – jalur pendek untuk pemula

Mendaki Tanpa Harus Sampai ke Puncak

Gunung Rinjani. Foto: Dok. Tim Ekpedisi 7 Summits in 100 Days.

Paket ini ideal bagi yang ingin mencoba pengalaman mendaki tanpa harus sampai ke puncak. Pendaki akan diajak menikmati panorama spektakuler dari Pelawangan Sembalun atau Senaru dan bermalam di alam terbuka. Suasana tenda di tengah hutan atau dataran tinggi memberikan kesan mendalam bagi para pendaki pemula.

• Paket 3 hari 2 malam – menuju puncak Rinjani

Bagi yang merasa cukup siap secara fisik dan ingin meraih puncak, paket ini bisa menjadi pilihan. Meski medannya cukup menantang, seluruh usaha akan terbayar lunas saat menyaksikan matahari terbit dari puncak Rinjani sebuah momen yang tak terlupakan.

6. Gunakan bantuan pemandu dan porter

Untuk pendaki yang baru pertama kali mendaki Gunung Rinjani, menggunakan jasa pemandu dan porter bisa menjadi keputusan cerdas. Pemandu dari operator seperti Rinjani Dreamers Trekking umumnya sudah sangat mengenal jalur. Sementara itu, porter akan membantu membawa perlengkapan berat, sehingga Anda bisa mendaki dengan lebih ringan dan nyaman.

 

Daftar barang yang wajib dibawa saat naik gunung. (dok. Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya