Aktivitas Warga Iran di Tengah Keraguan Gencatan Senjata dengan Israel

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 30 Juni 2025, 18:05 WIB
Aktivitas Warga Iran di Tengah Keraguan Gencatan Senjata dengan Israel
Pemerintah Iran menyatakan keraguan bahwa Israel akan mematuhi gencatan senjata yang mengakhiri konflik bersenjata selama 12 hari kedua negara tersebut. Diketahui, ketegangan berskala besar antara Iran dan Israel pecah pada 13 Juni 2025, setelah Israel melancarkan serangkaian serangan udara ke wilayah Iran. Serangan Israel tersebut menewaskan sejumlah tokoh penting Iran, termasuk komandan militer dan ilmuwan senior yang terkait dengan program nuklir. Selama konflik, Kementerian Kesehatan Iran mencatat sedikitnya 627 warga sipil tewas dan 4.900 orang luka-luka dalam konflik 12 hari tersebut. Sementara dari pihak Israel dilaporkan sebanyak 28 warga tewas dan lebih dari dua ribu orang terluka. Kementerian Intelijen Iran telah mengeluarkan peringatan akan tindakan jahat Israel di dalam negeri meski pertempuran berakhir dan menyepakati pemberlakuan gencatan senjata. Kementerian tersebut memperingatkan potensi bahaya penyebaran berita palsu yang bertujuan menghasut warga Iran agar bertindak melawan persatuan dan kesatuan nasional.
Orang-orang berjalan melewati toko-toko di Tajrish Bazaar, ibu kota Iran, Teheran, pada 30 Juni 2025. (ATTA KENARE/AFP)
Pemerintah Iran menyatakan keraguan bahwa Israel akan mematuhi gencatan senjata yang mengakhiri konflik bersenjata selama 12 hari antara kedua negara tersebut. (ATTA KENARE/AFP)
Diketahui, ketegangan berskala besar antara Iran dan Israel pecah pada 13 Juni 2025, setelah Israel melancarkan serangkaian serangan udara ke wilayah Iran. (ATTA KENARE/AFP)
Serangan Israel tersebut menewaskan sejumlah tokoh penting Iran, termasuk komandan militer dan ilmuwan senior yang terkait dengan program nuklir. (ATTA KENARE/AFP)
Selama konflik, Kementerian Kesehatan Iran mencatat sedikitnya 627 warga sipil tewas dan 4.900 orang luka-luka dalam konflik 12 hari tersebut. (ATTA KENARE/AFP)
Sementara dari pihak Israel dilaporkan sebanyak 28 warga tewas dan lebih dari dua ribu orang terluka. (ATTA KENARE/AFP)
Kementerian Intelijen Iran telah mengeluarkan peringatan akan tindakan jahat Israel di dalam negeri meski pertempuran berakhir dan menyepakati pemberlakuan gencatan senjata. (ATTA KENARE/AFP)
Kementerian tersebut juga memperingatkan potensi bahaya penyebaran berita palsu yang bertujuan menghasut warga Iran agar bertindak melawan persatuan dan kesatuan nasional. (ATTA KENARE/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya