Sambut Laga Pertama Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026, Kapten Timnas Putri Indonesia: Maksimalkan Keuntungan Kandang

Timnas putri Indonesia bersiap menghadapi Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 dengan target juara grup dan dukungan penuh dari pelatih dan kapten tim.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 28 Juni 2025, 23:00 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Putri, Satoru Mochizuki, dalam konferensi pers menjelang pertandingan Kualifikasi Piala Asia 2026 di Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (28/6/2025). (Bola.com/Muhammad Adiyaksa)

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Putri Indonesia menatap laga pertama persaingan Grup D kualifikasi Piala Asia Wanita 2026. Pertandingan melawan Kirgisztan berlangsung di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (29/6/2025). 

Selain Kirgisztan, Garuda Pertiwi juga bersaing melawan Pakistan dan Chinese Taipei. Hanya juara grup yang berhak lolos ke putaran final di Australia pada Maret 2026.

Pelatih kepala timnas putri Indonesia, Satoru Mochizuki, mengakui bahwa timnya dibebani target yang berat. Meski demikian, ia menegaskan bahwa ia dan tim asuhannya siap berjuang maksimal untuk meraih hasil terbaik. Dukungan penuh juga datang dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang berharap tim dapat mencapai prestasi tertinggi.

Kapten timnas putri Indonesia, Shafira Ika Putri, menekankan pentingnya meraih kemenangan di kandang sendiri. Ia juga menyoroti adaptasi positif para pemain naturalisasi yang baru bergabung, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi tim.


Target Tinggi di Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026

Timnas Indonesia Putri - Logo Timnas Indonesia, Garuda Pertiwi matchday (Bola.com/Adreanus Titus)

Satoru Mochizuki menyatakan bahwa target untuk menjadi juara Grup D adalah ambisi tinggi. Untuk itu, Mochizuki meminta timnya berjuang untuk meraih kemenangan melalui perjuangan keras, bukan hanya mengandalkan keberuntungan.

Mochizuki mengakui bahwa tim pelatih belum pernah berhadapan langsung dengan ketiga lawan di Grup D. Namun, ia menilai Chinese Taipei sebagai lawan terberat berdasarkan peringkat FIFA. Meski demikian, ia tetap yakin dengan kekuatan timnas putri Indonesia, termasuk kontribusi dari empat pemain naturalisasi yang baru bergabung, yaitu Iris Joska De Rauw, Emily Julia Federica Nahon, Isa Guusje Warps, dan Felicia Victoria De Zeeuw.

Persiapan timnas putri Indonesia telah dilakukan secara matang, dengan pemusatan latihan selama dua bulan terakhir di Yogyakarta dan Jakarta. Mochizuki memberikan pembaruan terkait kondisi fisik pemain, dengan menyatakan bahwa mayoritas pemain berada dalam kondisi 80 hingga 100 persen.


Optimisme Kapten Timnas Putri Indonesia

Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 - Timnas Indonesia Putri Vs Kirgistan (Bola.com/Adreanus Titus)

Shafira Ika Putri menegaskan pentingnya bagi timnas putri Indonesia untuk menunjukkan yang terbaik di kandang sendiri. Ia telah berkomunikasi dengan rekan-rekannya untuk menekankan bahwa turnamen ini adalah kesempatan besar bagi mereka untuk mengharumkan nama Indonesia.

"Ini adalah turnamen, kesempatan kita juga, maka kita bermain kandang dan kita memang harus menunjukkan yang terbaik untuk Indonesia," kata Shafira pada jumpa pers di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, dilansir Antara.

"Dan aku juga berkali-kali bilang ke mereka, kalau ini rumah kita, kita harus menang di sini," lanjut sosok yang juga merupakan kapten timnas putri itu.

Shafira juga memberikan penilaian positif terhadap adaptasi para pemain naturalisasi. Ia menyatakan bahwa chemistry antara pemain lama dan pemain baru telah terbangun dengan baik, sehingga tim siap untuk bertanding.

Dia mengapresiasi kepemimpinan Satoru Mochizuki, yang dinilai berkontribusi besar dalam membentuk atmosfer positif di dalam tim. Ia juga berharap dukungan dari para suporter dapat memberikan motivasi tambahan bagi tim untuk meraih kemenangan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya