Liputan6.com, Jakarta - Harga perak naik mendekati level USD 36 per ons atau kurang lebih Rp 584.200 per ons (estimasi kurs Rp 16.227 per USD) pada Rabu kemarin, pulih dari posisi terendah dalam dua pekan terakhir. Penguatan ini didorong oleh melemahnya nilai dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury).
Mengutip tradingeconomics, Kamis (26/6/2025), kenaikan harga perak terjadi di tengah meredanya ketegangan geopolitik. Gencatan senjata antara Israel dan Iran yang dimediasi oleh AS tampaknya tetap bertahan, meskipun sempat terjadi gejolak kecil.
Advertisement
Namun, laporan intelijen menyebutkan bahwa serangan rudal terbaru dari AS hanya menyebabkan kerusakan sebagian pada fasilitas nuklir Iran. Serangan ini diyakini menunda, namun belum menghentikan program nuklir negara tersebut.
Dari sisi kebijakan moneter, Ketua Federal Reserve Jerome Powell memberikan sinyal adanya fleksibilitas. Ia menyatakan bahwa masih banyak kemungkinan jalur kebijakan dan membuka peluang untuk penurunan suku bunga pada Juli.
Powell menekankan bahwa The Fed akan tetap berhati-hati, namun siap bergerak cepat jika muncul tanda-tanda pelemahan di pasar tenaga kerja.
Dari sisi fundamental, perak juga mendapat dukungan dari tingginya permintaan industri serta berlanjutnya kendala pasokan. Sepanjang bulan Juni, harga perak telah naik sekitar 9%, jauh melampaui kinerja emas yang hanya naik lebih dari 1% dalam periode yang sama.
Harga Perak Antam
Sedangkan di Indonesia, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melalui Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia memproduksi dan menjual perak batangan juga. Harga perak yang dijual Antam atau harga perak Antam turun Rp 50 pada perdagangan Kamis ini.
Mengutip laman logammulia.com, harga perak Antam hari ini Kamis (26/6/2025), dipatok Rp 20.300 per gram. Sebelumnya harga emas Antam dipatok Rp 20.250 per gram.
Untuk diketahui, Antam menjual beberapa jenis perak yaitu perak batangan dengan berat 250 gram, perak batangan dengan berat 500 gram dan juga perak butiran murni 99,95%. Selain itu juga ada perak seri tematik.
Berikut spesifikasinya:
Perak Batangan 250 gram
Perak batangan (silver bar) 250 gram hadir dalam bentuk minting dengan finishing halus yang dapat digunakan sebagai alternatif instrumen investasi selain emas.
- Berat 250 gram
- Kemurnian 99.95%
- Tebal 7.3 mm
- Dimensi 38 x 86 mm
Perak Batangan 500 gram
Perak batangan (silver bar) 500 gram hadir dalam bentuk klasik dengan finishing halus yang dapat digunakan sebagai alternatif instrumen investasi selain emas.
- Berat 500 gram
- Kemurnian 99.95%
- Tebal 8.5 mm
- Dimensi 38 x 86 mm
Perak Butiran Murni 99,95%
- Perak butiran (silver granules) dihasilkan melalui proses pemurnian dan granulasi.
- Berat 1 Kilogram, 5 kilogram dan 10 Kilogram dengan kemurnian 99,95% dan ukuran 2 mm - 5 mm.