Unik, Power Bank Magnetik Ini Bisa Didaur Ulang

Power bank kini jadi perangkat yang kerap dibawa ke mana-mana bersama smartphone. Namun power bank magnetik yang satu ini menggunakan material yang bisa didaur ulang.

oleh Agustin Setyo WardaniDiterbitkan 27 Juni 2025, 08:00 WIB
Power bank ramah lingkungan dari Innergie yang diklaim bisa isi daya tiga perangkat sekaligus. (Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Baterai smartphone jadi hal yang krusial saat berada di luar rumah. Namun kadang, karena terlalu sering dipakai beraktivitas, smartphone kehabisan daya. Saat itulah power bank bisa jadi solusi yang menolong. 

Untuk itulah Innergie memperkenalkan inovasi baru powerbank untuk memenuhi kebutuhan pengguna sekaligus mendukung gaya hidup ramah lingkungan. 

Berbeda dengan powerbank lainnya, powerbank ini menawarkan kemampuan magnetik, jadi pada smartphone atau perangkat yang mendukung magnetik, pengguna bisa langsung menempelkan kedua benda dan akan langsung terisi daya. 

Uniknya lagi, powerbank ini memiliki kapasitas yang cukup besar yakni 10200mAh dengan dukungan teknologi wireless Qi2 dan daya 45W. 

Dengan begitu, power bank terbaru itu mampu dipakai untuk isi daya ponsel, laptop, dan tablet secara bersamaan. 

Power bank yang dirancang ramah lingkungan ini bukan sekadar gimmick karena menggunakan bahan-bahan yang bisa didaur ulang. Dengan begitu, setelah tak lagi dipakai, komponen-komponennya dapat di-daur ulang

Direktur Innergie Indonesia Denny Christian mengatakan, inovasi power bank mereka menjawab kebutuhan masyarakat perkotaan yang dinamis. 

“Power bank ini bukan hanya hadir dengan fitur canggih tetapi bagaimana teknologinya selaras dengan gaya hidup bertanggung jawab dan ramah lingkungan,” katanya. 

 

Pakai Material Daur Ulang

Power bank ramah lingkungan dari Innergie yang diklaim bisa isi daya tiga perangkat sekaligus. (Foto: Istimewa)

Power bank Innergie magnetik berteknologi Qi2 menggunakan plastik daur ulang pasca-konsumen sebagai bahan utama casing produknya. 

Upaya itu dilakukan sebagai langkah mengurangi jejak karbon dan mendukung sirkulasi bahan. Kemasan produknya juga sepenuhnya bebas plastik karena memakai kertas yang punya sertifikat Forest Stewardship Council (FSC). 

Tujuannya adalah memastikan praktik ramah lingkungan dalam tiap tahan proses produksi. 

 

Kemampuan Fast Charging

Power bank ini dilengkapi dua port USB Type C dan dukungan berbagai protokol fast charging. Ini membuatnya bisa mengisi ulang daya hanya dalam 1,4 jam, dua kali lebih cepat ketimbang produk sejenis. 

Pada bagian dalamnya juga didukung Pass-Through Charging yang memungkinkan pengguna mengisi perangkat mereka sambil isi ulang powerbank dalam waktu bersamaan. 

Power bank ini juga kompatibel dengan MagSafe, dudukan magnetik, dan casing magnetik lain untuk memastikan isi daya tetap stabil. 

Adapun powerbank ini dibanderol dengan harga Rp 1,3 jutaan. Ada pula versi powerbank C10 Duo 100W yang dibanderol Rp 1,2 jutaan. 

 

Infografis 4 Rekomendasi Chatbot AI Terbaik. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya