Kapal Tanker Terbakar di Batam, 4 Orang Meninggal 5 Luka-Luka, Berikut Identitas Korban

Kapal tanker yang terbakar di kawasan galangan Tanjung Uncang, Batam, Selasa sore (24/6/2025), menyebabkan 4 orang meninggal dunia dan 5 orang lainnya luka-luka.

oleh Ahmad ApriyonoDiperbarui 25 Juni 2025, 10:44 WIB
Ilustrasi Foto Kapal Terbakar (iStockphoto)

 

Liputan6.com, Batam - Kapal tanker yang terbakar di kawasan galangan Tanjung Uncang, Batam, Selasa sore (24/6/2025), menyebabkan setidaknya sejumlah pekerja menjadi korban.

Terkait hal itu, Kapolsek Batu Aji, Polresta Barelang AKP Raden Bimo Dwi Lambang menjelaskan, peristiwa kapal tanker terbakar diinformasikan pada pukul 14.15 WIB.

"Saat ini api sudah padam tetapi pemadam kebakaran dari safety masih di lokasi," kata Raden, Selasa malam.

Berdasarkan informasi, kapal tanker dengan nama Federal II sedang docking atau perbaikan di PT ASL Shipyard, Tanjung Uncang.

 

4 Orang Meninggal, 5 Orang Luka-Luka

Sementara itu, Kepolisian sektor Batuaji, Polresta Barelang menyebut kebakaran kapal tanker jenis CPO Federal II yang terbakar saat docking di galangan kapal PT ASL Shipyard menyebabkan sembilan pekerja menjadi korban.

"Informasi sementara dari pihak safety bahwa 9 orang total korban yang teridentifikasi," kata Kapolsek Batuaji AKP Raden Bimo Dwi Lambang ditemui di RS Mutiara Aini Batuaji, Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa malam.

Dia menyebut sembilan korban itu, empat orang meninggal dunia, empat lainnya luka berat dan satu korban luka ringan.

Para korban merupakan pekerja sub kontrak PT ASL Shipyard yang sedang melakukan perbaikan kapal tanker CPO Federal II.

 

Identitas Korban

Keempat korban meninggal dunia antara lain Gunawan, Berkat Setiawan Gulo, Hermansyah Putra, dan Januarius.

Sementara itu untuk korban luka-luka, sebanyak tiga orang dirawat di RA Graha Hermine dan RS Mutiara Aini.

Kelima korban selamat, yakni Alatas Silaban, Upik Hidayat, Amel Rivensky Nababan, Benny Silaban, dan Rezki Harianto Butarbutar.

Raden menyebut pihaknya masih mendalami penyebab pasti kebakaran kapal tanker yang sedang docking tersebut.

Karena pihaknya masih menunggu kondisi para pekerja masih belum stabil untuk dimintai keterangan.

"Kronologi awal, saat kejadian sedang ada perbaikan di tanki di sana muncul percikan api," kata Raden.

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga dan rekan kerja korban masih memadati RS Mutiara Aini. Sementara itu, empat jenazah sudah dievakuasi oleh tim Inafis Polresta Barelang ke RS Bhayangkara untuk proses penyelidikan.

Adapun korban meninggal karena luka bakar yang dialami.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya