Strategi BUMN Holding Jasa Survei Perkuat Industri Maritim RI, Apa Saja?

BKI menekankan menekankan pentingnya harmonisasi regulasi kapal wisata demi meningkatkan keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan laut, dan daya saing sektor pariwisata maritim.

oleh Ilyas Istianur PradityaDiperbarui 24 Juni 2025, 20:49 WIB
PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) sebagai Holding BUMN Jasa Survei atau IDSurvey.

Liputan6.com, Jakarta PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI, sebagai bagian dari BUMN Holding Jasa Survei IDSurvey, menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat industri maritim nasional melalui partisipasinya di ajang Indonesia Maritime Week (IMW) 2025.

Kegiatan yang berlangsung pada 26–28 Mei 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC) ini menjadi panggung strategis bagi BKI untuk mendorong kolaborasi dan penguatan sektor maritim Indonesia.

Inovasi Layanan Maritim Jadi Sorotan

Sebagai langkah konkret memperkuat posisinya, BKI hadir di IMW 2025 dengan menghadirkan booth interaktif yang menampilkan beragam inovasi layanan.

Mulai dari solusi klasifikasi dan sertifikasi kapal, hingga pengembangan teknologi maritim yang menitikberatkan pada aspek keselamatan dan efisiensi energi.

Melalui booth ini, BKI membuka ruang komunikasi langsung dengan para pemangku kepentingan industri guna berbagi informasi dan menjajaki potensi kerja sama strategis.

Kehadiran BKI ini menjadi bagian dari strategi IDSurvey untuk mendorong daya saing jasa survei nasional, khususnya dalam mendukung sektor maritim yang berkelanjutan dan berstandar internasional.

 

Dorong Harmonisasi Regulasi Maritim

PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI hadir di IMW 2025 dengan menghadirkan booth interaktif yang menampilkan beragam inovasi layanan.

Tidak hanya memamerkan teknologi dan layanan, BKI juga ambil bagian dalam forum diskusi strategis melalui sesi Focus Group Discussion (FGD) bertema “Sinkronisasi Regulasi Kapal Wisata Nasional.”

Dalam kesempatan tersebut, Vice President Riset & Pengembangan Klasifikasi & Statutoria BKI, Fredhi Agung Prasetyo, menekankan pentingnya harmonisasi regulasi kapal wisata demi meningkatkan keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan laut, dan daya saing sektor pariwisata maritim.

"Langkah ini dinilai penting sebagai dasar pembentukan kebijakan maritim nasional yang lebih terintegrasi dan adaptif terhadap perkembangan industri serta tantangan global," terngnya, Selasa (24/6/2025).

 

IMW 2025, Forum Strategis Pemangku Kepentingan

Indonesia Maritime Week 2025 menjadi forum berskala internasional yang mempertemukan pelaku usaha, regulator, akademisi, dan pengembang teknologi dalam satu wadah kolaboratif.

IMW 2025 membuka ruang diskusi untuk membahas regulasi yang selaras, pengembangan infrastruktur pelabuhan, serta adopsi praktik maritim berkelanjutan.

Melalui partisipasi aktif di IMW 2025, BKI menegaskan perannya sebagai bagian penting dari ekosistem maritim Indonesia.

Hal ini sejalan dengan misi besar IDSurvey sebagai BUMN holding jasa survei untuk mendorong transformasi sektor maritim yang modern, aman, dan berdaya saing tinggi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya