Tol Akses Patimban Dikebut, Efisiensi Logistik Nasional Siap Tancap Gas

Tol Akses Patimban sepanjang 22,94 km ditargetkan rampung untuk mempercepat distribusi logistik ekspor-impor. Proyek strategis ini juga mendukung konektivitas dan daya saing industri nasional.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 24 Juni 2025, 21:15 WIB
Tim Direktorat Konsultan Virama Karya di lokasi pembangunan Tol. (Dok PT Agrinas Jaladri Nusantara)

Liputan6.com, Jakarta - Proyek Jalan Tol Akses Patimban sepanjang 22,94 kilometer terus dipercepat. Jalan tol ini akan menjadi jalur penghubung utama antara kawasan industri Karawang–Subang dengan Pelabuhan Patimban, yang diproyeksikan menjadi simpul logistik strategis di wilayah barat dan tengah Indonesia.

Tol ini dirancang untuk memangkas waktu tempuh distribusi logistik hingga 40 persen dan menurunkan biaya transportasi barang, terutama ekspor-impor, yang selama ini bergantung pada pelabuhan-pelabuhan di luar Jawa Barat.

Pembangunan ini juga selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya pada:

  • Cita ke-2: Mewujudkan kedaulatan pangan, energi, air, ekonomi, dan lingkungan hidup.
  • Cita ke-4: Membangun infrastruktur untuk konektivitas dan pemerataan pembangunan.

Konstruksi dan Pengawasan Ketat

Proyek ini dikawal oleh Virama Karya, melalui anak usaha PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero), sebagai konsultan pengawas konstruksi.

“Tugas kami mencakup pengawasan teknis, manajemen mutu, dan keselamatan kerja. Tol ini bukan sekadar jalan, tapi infrastruktur masa depan yang mendukung sistem logistik nasional menjadi lebih efisien dan kompetitif,” ujar Vice President of Project Marketing & Business Development Virama Karya Punto Kusumaputra dalam keterangan tertulis, Rabu (24/6/2025).

Saat ini, proyek tengah berada pada tahapan pekerjaan utama seperti:

  • Pemasangan formwork wall abutment
  • Instalasi steel sheet pile (SSP)
  • Pekerjaan pile slab
  • Penggalian pile cap

Seluruh proses dilakukan dengan pengawasan ketat, mengikuti standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta prinsip keberlanjutan lingkungan. Pekerja diwajibkan menggunakan APD lengkap, dan seluruh alat berat yang digunakan telah memenuhi standar emisi rendah.

 

Manfaat Strategis bagi Industri dan Masyarakat

Tol Akses Patimban menjadi bagian nyata dari upaya pemerintah memperkuat efisiensi logistik nasional yang pada akhirnya mendongkrak daya saing ekspor dan industri manufaktur Indonesia.

Sebagai BUMN hasil transformasi, Agrinas Jaladri menegaskan bahwa komitmennya bukan hanya pada percepatan pembangunan, tetapi juga pada dampak jangka panjang yang berkelanjutan.

“Kami ingin jalan tol ini tak hanya cepat selesai, tapi juga memberi manfaat bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” tutup Punto.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya