Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Budi Gunawan, menjelaskan skema evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran. Ia menyebut proses pemulangan dilakukan dalam tiga penerbangan yang dijadwalkan berlangsung hari ini.
Para WNI yang masuk dalam gelombang pertama akan diterbangkan menggunakan pesawat komersial dan diperkirakan tiba di Jakarta pada Selasa, 24 Juni 2025.
Advertisement
"Gelombang pertama WNI dari Iran berjumlah 29 orang disebar dalam 3 penerbangan komersial berangkat dari Baku, Azerbaijan tanggal 23 Juni 2025 dan tiba di Jakarta pada 24 Juni 2025 (besok) sore hari," kata Budi dalam keterangan resminya, Senin (23/6/2025).
Budi menegaskan, Presiden Prabowo Subianto sangat memprioritaskan perlindungan para WNI yang berada di wilayah konflik. Sehingga, proses evakuasi dilakukan secara hati-hati dan matang.
"Presiden Prabowo memprioritaskan perlindungan WNI di negara-negara Timur Tengah dan segera menyiapkan rencana kontijensi dan evakuasi," ujarnya.
Lebih lanjut, pemerintah Indonesia mendorong agar seluruh pihak yang berkonflik untuk kembali ke meja perundingan.
"Pemerintah Indonesia mendorong semua pihak untuk kembali ke meja perundingan untuk mencapai penyelesaian konflik permanen," imbuh dia.
Menlu Sebut 97 WNI Telah Dievakuasi dari Kawasan Konflik Iran-Israel
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, melaporkan perkembangan terbaru mengenai proses evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari kawasan konflik Iran dan Israel.
Adapun total ada 97 WNI telah dievakuasi dari kawasan konflik Iran-Israel.
"Per hari ini, 97 orang, yang terdiri dari 93 WNI, kemudian 3 staf kedutaan, dan 1 warga negara asing (warga negara Iran yang merupakan pasangan dari WNI) itu sudah. Alhamdulillah, melewati perbatasan Iran-Azerbaijan, dan sekarang sedang beristirahat di Baku," kata Sugiono dalam keterangannya, Sabtu (21/6/2025).
Politikus Gerindra itu menjelaskan, evakuasi dilakukan melalui jalur darat dengan waktu tempuh sekitar 16 jam.
"Perjalanan yang mereka tempuh sekitar 16 jam, dan alhamdulillah berjalan cukup aman dan cukup lancar, mengingat situasi perbatasan juga yang sedikit agak ramai daripada biasanya," ungkap Sugiono.
Evakuasi WNI di Wilayah Israel
Sugiono juga memaparkan, pihaknya juga mengevakuasi empat WNI yang berada di wilayah Israel melalui Yordania.
"Kemudian dalam waktu yang bersamaan juga, kita telah berhasil mengevakuasi 4 orang WNI (dari Israel) melalui Yordania," jelas dia.
Sugiono terus melakukan komunikasi para WNI dan akan memonitor terus proses evakuasi ini. Dia bersyukur, tahap pertama evakuasi berjalan dengan baik.
Saat ini, Sugiono sedang berada di Istanbul Turkiye untuk mengikuti Konferensi Tingkat Menteri (KTM) Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang ke-51.
"Kami berharap dukungan dan doa dari saudara-saudara sekalian agar proses evakuasi saudara-saudara kita bisa berjalan dengan lancar, dan situasi ini segera mereda. Ada keinginan dan kebijaksanaan untuk bisa membawa ketegangan konflik ini ke meja perundingan," pungkasnya.