Perang Iran-Israel: Menlu RI Umumkan Siaga Satu, Perintahkan Evakuasi WNI

Berikut pernyataan lengkap Menlu Sugiono atas keputusan pemerintah meningkatkan status siaga dan evakuasi WNI.

oleh Khairisa FeridaDiperbarui 19 Juni 2025, 06:56 WIB
Militer Israel mengatakan sirene serangan udara berbunyi di beberapa daerah di negara itu pada 17 Juni 2025 setelah mengidentifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran. (Jack GUEZ/AFP)

Liputan6.com, Moskow - Pemerintah Republik Indonesia (RI)mengumumkan peningkatan status dari siaga dua menjadi siaga satu atas perkembangan situasi perang Iran-Israel. Hal ini menandai pelaksanaan evakuasi terhadap Warga Negara Indonesia (WNI).

"Perkembangan situasi yang terjadi hingga saat ini, di mana ada kurang lebih 380-an WNI yang ada di Iran, saya kira mereka dalam posisi yang tidak baik, terancam serangan yang terus meningkat," ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dalam pernyataan via rekaman video yang dibagikan kepada awak media Kamis (19/6/2025) pagi.

"Sejak dua hari lalu, saya sudah menyampaikan kepada jajaran kementerian luar negeri dan kedutaan besar di Teheran untuk melakukan assesement terhadap rencana dan kemungkinan-kemungkinan evakuasi WNI."

Sugiono menggarisbawahi bahwa serangan Israel saat ini tidak lagi hanya menargetkan target militer, namun juga sipil.

"Untuk itu saya memutuskan untuk meningkatkan level siaga di kedutaan. Kemudian mulai juga melaksanakan langkah-langkah kontingensi dan langkah-langkah evakuasi WNI," beber Sugiono.

"Saya juga sudah melakukan komunikasi dengan beberapa negara tetangga agar pada saat menjadi evakuasi nanti, warga negara kita diberi kemudahan."

Sugiono yang tengah berada di Moskow, Rusia, menambahkan bahwa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) akan menggelar konferensi darurat pada 21 Juni 2025 di Istanbul, Turki.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya