Wamensos: 100 Sekolah Rakyat Siap Beroperasi Juli, Diresmikan Presiden Prabowo

Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono menargetkan, pada 30 Juni mendatang semua sudah siap dan menangi untuk diresmikan Presiden Prabowo.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiperbarui 18 Juni 2025, 15:31 WIB
Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono (Tim News)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Sosial Agus Jabo mengatakan, proses persiapan sekolah rakyat sudah di tahap finalisasi. Dia memastikan, pada bulan depan akan ada 100 sekolah rakyat di berbagai daerah beropeasi serentak.

"100, kan 100 sudah kita sampaikan 100," kata Agus di Cililitan, Jakarta Timur, Rabu (18/6/2025).

Agus menjelaskan, proses yang dijalankan tim dari sekolah rakyat saat ini adalah retreat atau pembekalan kepada mereka yang akan terlibat dalam prosesnya.

"Sekarang kepala sekolahnya sedang retret, mulai kemarin, nanti sampai tanggal 20 Juni. Kemudian siswa-siswi juga sedang kita siapkan, guru-guru sedang kita siapkan, terus sarana-prasarana kita siapkan," jelas Agus.

Agus menargetkan, pada 30 Juni mendatang semua sudah siap dan menangi untuk diresmikan Presiden Prabowo Subianto.

"Kita mentargetkan tanggal 30 Juni besok semua sudah aman ya, termasuk guru-gurunya, termasuk siswanya. Karena Juli, Insya Allah nanti Presiden akan meresmikan pembukaan sekolah rakyat," yakin Agus.

 

Tunggu Rapat

Agus mengaku belum tahu di wilayah mana Presiden akan melakukan peresmian sekolah rakyat. Menurut dia, hal itu masih dirapatkan secara bersama pihak kementerian dan istana.

"Kita belum tentukan, tunggu nanti kita rapat dulu," jelas dia. 

Gelombang

Sebagai informasi, pada Juli mendatang, Kementerian Sosial sebagai leading sektor program sekolah rakyat akan membuka dua gelombang sekolah. Pertama, sekolah yang buka bulan Juli adalah sekolah yang sifatnya sementara.

Artinya, gedung-gedungnya sudah eksisting atau hanya diperbaiki dan direvitalisasi dari bangunan awal. Kemudian berikutnya, sekolah rakyat akan beroperasi secara masif di tiap daerah dengan pemerintah di masing-masing daerah menyediakan lahan untuk dibangunkan gedung sekolah rakyat.

"Terakhir itu Pak Presiden perintahnya 8,2 hektare dan lahan itu akan mulai kita bangun tahun ini, tahun depan supaya bisa buka. Nanti kalau sudah mulai berjalan, tiap Pemda itu diperintahkan minimal punya satu sekolah, dan siswanya nanti ke depan diharapkan tiap sekolah itu 1.000 pelajar (terdiri dari gabungan pelajar SD, SMP, hingga SMA)," Agus menandasi.

Infografis Prabowo Perintahkan Kapolri, Jaksa Agung hingga KPK Sikat Koruptor. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya