Liputan6.com, New Delhi - Black box alias kotak hitam kedua pesawat Air India ditemukan.
Kedua kotak hitam dari reruntuhan pesawat Air India nahas itu telah ditemukan saat penyelidikan atas kecelakaan tersebut terus berlanjut.
Advertisement
"Kotak hitam kedua dari pesawat Air India AI171 yang jatuh pada 12 Juni telah ditemukan, menurut pejabat yang menyelidiki insiden tersebut," lapor PTI seperti dikutip dari Hindustan Times, Senin (16/6/2025).
Indian Express melaporkan pihak berwenang yang menyelidiki kecelakaan pesawat Air India pada hari Minggu (15/6) mengonfirmasi bahwa Cockpit Voice Recorder black box (kotak hitam perekam suara kokpit) telah ditemukan, sebuah penemuan penting yang akan membantu mengidentifikasi kemungkinan penyebab di balik kecelakaan mematikan yang menewaskan 270 orang, termasuk 241 orang di dalamnya.
Sebelumnya, Aircraft Accident Investigation Bureau (AAIB) atau Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat Udara telah mengonfirmasi bahwa hanya Flight Data Recorder (FDR) atau perekam data penerbangan dari pesawat nahas Air India itu yang ditemukan.
Pihak berwenang mengonfirmasi penemuan kotak hitam kepada P K Mishra, Sekretaris Utama Perdana Menteri Narendra Modi, yang pada hari Minggu (15/6) memeriksa lokasi kecelakaan pesawat Air India di Ahmedabad dan juga mengunjungi rumah sakit sipil tempat para korban luka menjalani perawatan.
Dua Black Box Ditemukan, Penyelidikan Penyebab Kecelakaan Akan Mudah
Sekretaris Utama Perdana Menteri Narendra Modi, P K Mishra, memimpin rapat tinjauan tingkat tinggi di Circuit House dan membahas upaya bantuan, penyelamatan, dan investigasi yang sedang berlangsung dengan pejabat senior dari pemerintah Pusat dan negara bagian, Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat Udara (AAIB), dan Otoritas Bandara India, kata rilis resmi terkait kecelakaan pesawat Air India AI171.
"Memimpin rapat tinjauan tingkat tinggi di Circuit House, di sini Dr Mishra membahas upaya bantuan, penyelamatan, dan investigasi yang sedang berlangsung dengan pejabat senior dari Pemerintah Pusat dan Negara Bagian, AAIB, dan Otoritas Bandara India," kata rilis PIB.
AAIB telah meluncurkan investigasi terperinci, dan Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) sedang melakukan penyelidikan paralel di bawah protokol internasional, karena pesawat itu buatan Amerika, jelas rilis tersebut menyatakan.
"Pejabat mengonfirmasi kepada Dr Mishra bahwa Perekam Data Penerbangan (FDR) dan Perekam Suara Kokpit (CVR) telah ditemukan dan diamankan," katanya.
Dengan ditemukannya kedua kotak hitam pesawat, akan mudah bagi para penyelidik untuk menemukan penyebab kecelakaan itu.
Dampak Pesawat Jatuh
Semua kecuali satu dari 242 penumpang dan awak pesawat Boeing 787-8 (AI 171) dan 38 orang di darat dilaporkan tewas, termasuk lima mahasiswa MBBS, ketika pesawat yang menuju London itu menabrak kampus terdekat dari perguruan tinggi kedokteran di daerah Meghaninagar dan terbakar, beberapa saat setelah lepas landas dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel.
Mishra meninjau lokasi kecelakaan di dekat B.J. Medical College, Meghani Nagar, tempat pejabat senior dari pemerintah negara bagian, Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat Udara (AAIB), dan Otoritas Bandara India memberinya pengarahan tentang urutan kejadian dan tindakan tanggap darurat, kata rilis tersebut.
Selama kunjungannya ke Rumah Sakit Sipil, Ahmedabad, Mishra bertemu dengan keluarga yang berduka, mengamati pencocokan sampel DNA, dan mengarahkan pihak berwenang untuk memberikan bantuan penuh, memastikan proses yang lancar dan penuh kasih sayang, katanya.