Profil Kalimasada, Pemain Kripto RI yang Ubah Modal Rp 30 Juta Jadi Rp 7 Miliar

Kalimasada dikenal sebagai trader kripto berpengalaman yang mampu mengubah modal awal sekitar Rp30 juta menjadi lebih dari Rp7 miliar hanya dalam dua tahun.

oleh Gagas Yoga PratomoDiperbarui 09 Juni 2025, 21:48 WIB
Kalimasada dikenal sebagai trader kripto berpengalaman yang mampu mengubah modal awal sekitar Rp30 juta menjadi lebih dari Rp7 miliar hanya dalam dua tahun. (dok: The Overpost)

Liputan6.com, Jakarta Di tengah semakin populernya investasi aset digital di kalangan anak muda Indonesia, sosok Kalimasada muncul sebagai salah satu figur yang paling menarik perhatian.

Bukan hanya karena keberhasilannya meraih miliaran rupiah dari trading kripto, dirinya juga aktif mengedukasi publik lewat Akademi Crypto. Siapa sebenarnya Kalimasada?

Merangkum dari berbagai sumber, pria kelahiran Blitar tahun 1997 Dikenal dengan nama panggilan "Kaka", Kalimasada memiliki latar belakang pendidikan tinggi di Universitas Brawijaya (UB) untuk jenjang S1 dan S2. 

Namun yang membuatnya menonjol adalah kiprahnya di dunia kripto. Kalimasada dikenal sebagai trader berpengalaman yang mampu mengubah modal awal sekitar Rp30 juta menjadi lebih dari Rp7 miliar hanya dalam dua tahun.

Prestasi ini menjadikannya salah satu tokoh yang diperhitungkan dalam komunitas kripto tanah air.

Dirikan Akademi Crypto

Tak hanya fokus pada keuntungan pribadi, Kalimasada juga mendirikan Akademi Crypto bersama influencer kripto ternama lainnya, Timothy Ronald. Lewat platform ini, ia aktif memberikan edukasi seputar dasar-dasar aset kripto, manajemen risiko, analisis teknikal, hingga strategi membangun portofolio jangka panjang.

Dalam setiap kontennya baik di Instagram (@kalimasada97), maupun X (Twitter) Kalimasada konsisten menyampaikan pentingnya pendekatan yang disiplin dan terstruktur dalam berinvestasi. Ia juga menekankan pentingnya keamanan aset dan edukasi sebelum terjun ke dunia kripto yang penuh risiko.

Meski identitas lengkapnya tidak sepenuhnya dibuka ke publik, integritas dan rekam jejak Kalimasada cukup untuk menjadikannya panutan baru bagi generasi muda yang tertarik mendalami aset digital secara profesional.

 

2025 Jadi Tahun Paling Berbahaya bagi Pemegang Kripto

Ilustrasi kripto (Foto By AI)

Dalam riset terbaru yang dilakukan oleh perusahaan mata uang kripto Galaxy Digital, tahun 2025 diperkirakan akan menjadi tahun paling berbahaya bagi pemegang mata uang kripto.

Dikutip dari U.Today, Senin (9/6/2025), dalam grafik temuan Galaxy Digital yang dibagikan oleh analis riset Alex Thorn menunjukkan bahwa jumlah kejahatan industri kripto termasuk juga kejahatan terhadap pelaku kripto di tengah tahun ini sudah melampaui jumlah sepanjang 2023.

Jika tingkat ini terus berlanjut, tahun 2025 kemungkinan besar akan melampaui tahun 2021, sehingga menjadi tahun paling berbahaya.

Tahun ini yang masih setengah jalan, Ada lebih dari 25 serangan fisik yang terdokumentasi terhadap pemilik mata uang kripto.

Negara-negara seperti Uni Emirat Arab dan India melaporkan bahwa terdapat peningkatan yang nyata dalam pemerasan kepada pelaku kripto.

 

Kasus-Kasus Kriminal

Ilustrasi peretas atau cyber hacker internet atau kripto. (Foto by AI)

Seperti yang dilaporkan oleh U.Today, kolaborator Satoshi Martti 'Sirius' Malmi baru-baru ini mengusulkan gagasan untuk menciptakan apa yang disebut "Bitcoin Mossad" untuk melindungi pemegang kripto jangka panjang dengan mengejar penjahat.

Kasus kriminal yang paling terkenal melibatkan penculikan David Balland, salah satu pendiri perusahaan dompet mata uang kripto Ledger.

Pengusaha Prancis itu diculik dari rumahnya bersama istrinya pada bulan Januari sebelum diselamatkan oleh pihak berwenang.

Kasus menonjol lainnya melibatkan penculikan yang gagal terhadap putri pengusaha mata uang kripto terkenal lainnya dari Prancis.

Pihak berwenang Prancis kini telah meningkatkan perlindungan bagi para pengusaha kripto menyusul insiden terkini yang menarik liputan media secara luas. Sementara itu, beberapa perusahaan kini menawarkan polis asuransi khusus bagi para pengusaha kripto.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya