Liputan6.com, Jakarta - CEO bursa saham Nasdaq, Adena Friedman optimistis pada ketahanan ekonomi AS meskipun ada ketidakpastian seputar tarif impor. Dikutip dari Investing.com, Jumat (6/6/2025) Friedman mengatakan, masih ada minat debut di pasar saham meski perekonomian AS dilanda ketidakpastian.
Beberapa perusahaan terkemuka, termasuk yang berada di sektor berisiko tinggi seperti kripto dan teknologi finansial, telah berhasil meluncurkan pencatatan dalam beberapa pekan terakhir, yang menunjukkan permintaan yang terpendam dan kondisi pasar yang membaik.
Advertisement
"Dasar-dasar ekonomi AS terus menunjukkan kekuatan," kata Friedman di Konferensi Bursa & Perdagangan Global Piper Sandler.
"Ketahanan itu benar-benar membantu karena kami telah mengelola banyak perubahan dalam lingkungan secara keseluruhan,” tuturnya.
Friedman menyebut, minat IPO tampak lebih kuat untuk paruh kedua tahun ini karena lebih banyak perusahaan swasta besar mulai berani menghadapi volatilitas untuk memanfaatkan pasar modal ekuitas.
"Orang-orang terus menanamkan modal untuk bekerja. Perusahaan-perusahaan menanamkan modal untuk bekerja. Mereka berinvestasi dan pasar modal telah mengalami banyak volatilitas, tetapi itu juga mulai mereda," ujar Friedman, seraya menambahkan bahwa ada lebih banyak peluang bagi jendela IPO untuk benar-benar terbuka sekarang.
Namun, ia juga mengakui ada beberapa perusahaan yang terpapar ketidakpastian kebijakan perdagangan mengadopsi pendekatan yang hati-hati dan menunda hingga ada kejelasan yang lebih besar.
Saham Penerbit Stablecoin USDC Menanjak 168% Usai IPO di NYSE
Saham penerbit Stablecoin, Circle Internet Group melonjak 168% pada hari Kamis (5/6) waktu setempat, setelah penerbit Stablecoin itu mengumpulkan hampir USD 1,1 miliar (Rp17,8 triliun) dalam penawaran umum perdana.
Melansir CNBC International, Jumat (6/6/2025) saham Circle dibuka pada harga USD 69 di Bursa Efek New York (NYSE) setelah dipatok USD 31 pada IPO.
Pada satu titik, saham diperdagangkan setinggi USD 103,75.
Perusahaan yang berbasis di New York itu menetapkan harga IPO-nya pada Rabu malam jauh di atas kisaran yang diharapkan minggu ini sebesar USD 27 hingga USD 28, dan kisaran awal minggu lalu antara USD 24 dan USD 26.
Volume Perdagangan Saham Circle Tembus USD 46 Juta
Volume perdagangan pada akhir sesi adalah sekitar 46 juta, jauh melebihi jumlah saham yang beredar bebas yang tersedia untuk diperdagangkan.
Circle bergabung dengan Coinbase, Mara Holdings, dan Riot Platforms sebagai salah satu dari sedikit perusahaan kripto yang terdaftar di bursa AS.
“Untuk mewujudkan visi kami, kami perlu menjalin hubungan dengan pemerintah, kami perlu bekerja sama dengan para pembuat kebijakan … karena jika Anda ingin ini berhasil di masyarakat umum, ini harus berhasil di masyarakat umum dan Anda perlu memiliki aturan main tersebut,” kata CEO Circle, Jeremy Allaire dalam wawancara dengan CNBC.