Liputan6.com, Jakarta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah melaporkan rencana pemberian diskon tiket transportasi ke Presiden Prabowo Subianto. Diskon tiket itu masuk dalam paket kebijakan stimulus ekonomi untuk periode Juni-Juli 2025 ini.
Erick membagikan momen pertemuannya dengan Presiden Prabowo, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam unggahan di akun Instagram pribadinya.
Advertisement
"Melaporkan kepada Bapak PresidenJenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto yang didampingi Menteri Sekretaris Negara Bapak Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Bapak Teddy Indra Wijaya terkait tindak lanjut dari rencana stimulus ekonomi berupa diskon transportasi (tiket kereta, tiket pesawat dan tiket angkutan laut) dari Kementerian BUMN agar bisa segera berjalan," tulis Erick di akun Instagram @erickthohir, Kamis (5/6/2025).
Dia menegaskan Kementerian BUMN akan menjalankan perintah Presiden Prabowo tersebut. Mengingat lagi, angkutan kereta api (KA), kapal penyeberangan, kapal laut, dan pesawat juga sebagian besar dioperatori oleh perusahaan pelat merah.
"Kami dari Kementerian BUMN mendukung penuh, serta siap berkolaborasi dengan kementerian lain untuk menjalankan kebijakan dari Bapak Presiden yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ungkapnya.
Erick memandang, diskon tiket transportasi bisa dimanfaatkan masyarakat. "Ini baguslah buat meringankan juga masyarakat yang sedang berlibur.Dan terbukti beberapa support pemerintah untuk transportasi ini kan selama ini juga berjalan dengan baik. Dan hasil impact-nya buat ekonomi daerah terasa," ucapnya di Istana Kepresidenan Jakarta.
Prabowo Minta Segera Diterapkan
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ke Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/6/2025). Pertemuan tersebut membahas kelanjutan kebijakan diskon untuk moda transportasi nasional yang menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi pemerintah.
Menurut dia, Prabowo ingin memastikan bahwa kebijakan yang telah diputuskan dalam rapat terbatas sebelumnya dapat segera diimplementasikan mulai awal Juni ini. Mulai dari, diskon jalan tol, pesawat, hingga kereta api.
“Bapak Presiden ingin memastikan bahwa mulai awal Juni ini diskon-diskon yang sudah diputuskan di ratas bisa berjalan untuk kereta api, untuk jalan tol, pesawat, dan lain-lain," ujarnya.
Sedang Dibahas
"Jadi memang kita sedang juga diskusi dengan Menkeu untuk surat keputusan bersamanya supaya memang nanti pi Tapi insya Allah kan sebelum-sebelumnya sudah jalan, jadi mungkin kompleksitasnya tidak terlalu berat," sambung Erick.
Target penerapan diskon sendiri dimulai pada 5 Juni hingga bulan Juli 2025, bertepatan dengan masa libur sekolah. Erick menyampaikan Prabowo ingin memastikan program tersebut segera dilaksanakan demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Ini baguslah buat meringankan juga masyarakat yang sedang berlibur. Terbukti beberapa support pemerintah untuk transportasi ini kan selama ini juga berjalan dengan baik dan hasil impact-nya buat ekonomi daerah terasa," ungkap Erick.
Daftar Diskon
Terdapat 3 jenis Diskon Transportasi selama 2 bulan dengan total anggaran Rp0,94 triliun. Diskon transportasi berlaku pada momen libur sekolah (Juni-Juli 2025), antara lain:
• Diskon Tiket Kereta sebesar 30%.
• Diskon Tiket Pesawat Ekonomi berupa PPN DTP 6%.
• Diskon Tiket Angkutan Laut sebesar 50%.