Chile vs Argentina: Si Juru Kunci Hadapi Tim Terkuat Amerika Selatan

Tiga kemenangan beruntun dan jarak delapan poin dari posisi kedua jadi bukti dominasi skuad Lionel Scaloni.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 05 Juni 2025, 12:20 WIB
Lionel Messi tampil memukau saat membawa Timnas Argentina berhadapan dengan Timnas Bolivia pada matchday ke-10 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona CONMEBOL. La Pulga memborong tiga gol. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Liputan6.com, Jakarta Pertandingan antara Chile dan Argentina di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL akan menjadi pertemuan dua tim dengan nasib berbeda. Tuan rumah tengah terseok-seok di dasar klasemen, sementara tamunya justru telah memastikan tiket ke putaran final. Laga ini dijadwalkan berlangsung di Estadio Nacional Julio Martinez Pradanos, Jumat, 6 Juni 2025 pukul 08.00 WIB.

Argentina datang dengan status juara dunia sekaligus tim terkuat di Amerika Selatan. Tiga kemenangan beruntun dan jarak delapan poin dari posisi kedua jadi bukti dominasi skuad Lionel Scaloni. Sebaliknya, Chile masih berjuang menemukan bentuk terbaik dan terancam gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Top vs bottom—itulah gambaran sederhana duel nanti. Argentina ingin mempertegas statusnya sebagai raja zona CONMEBOL, sementara Chile membutuhkan keajaiban untuk sekadar menjaga harapan hidup di klasemen.


Chile: Bayang-bayang Masa Lalu

Gelandang Chile Marcelino Nunez, kanan, berbeut bola dengan gelandang Uruguay Manuel Ugarte dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL di Estadio Centenario, Sabtu (9/9/2023) pagi WIB. (AP Photo/Santiago Mazzarovich)

Satu dekade lalu, Chile adalah tim yang disegani dunia. Mereka tampil di dua edisi Piala Dunia dan menyabet dua gelar Copa America secara beruntun. Namun, kini, bayangan masa kejayaan itu terasa semakin jauh dari genggaman.

Di tangan Ricardo Gareca, La Roja sempat menunjukkan sedikit peningkatan performa usai kekalahan memalukan dari Bolivia tahun lalu. Mereka hanya kalah sekali dari empat laga terakhir. Akan tetapi, dua kemenangan dari 14 pertandingan total tak cukup mengangkat mereka dari dasar klasemen.

Masalah terbesar Chile terletak di lini serang. Mereka baru mencetak kurang dari 10 gol dan sembilan kali gagal mencetak gol dari 14 laga. Menghadapi Argentina yang solid di semua lini, tantangan ini terasa makin berat.


Argentina: Uji Coba di Tengah Dominasi

Pemain depan Argentina Julian Alvarez dan pemain depan Brasil Raphinha berebut bola selama pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Selatan antara Argentina dan Brasil di stadion Mas Monumental di provinsi Buenos Aires, pada tanggal 25 Maret 2025.Luis ROBAYO / AFP

Argentina datang ke Santiago dalam suasana tenang. Tiket ke Piala Dunia sudah di tangan, dan pertandingan ini menjadi ruang eksperimen bagi Lionel Scaloni. Meski begitu, mereka tetap membidik kemenangan demi mempertahankan rekor mengesankan.

Di laga tandang, Albiceleste punya catatan yang jarang dimiliki tim lain di kualifikasi CONMEBOL. Mereka mengoleksi 13 poin dari tujuh laga tandang, termasuk kemenangan penting atas Uruguay. Dengan momentum yang masih menyala, Argentina tetap favorit kuat di laga ini.

Lanjut Baca:

Beberapa nama kunci memang absen, seperti Alexis Mac Allister dan Lisandro Martinez. Namun, Lionel Messi kembali masuk skuad setelah absen pada laga Maret, begitu pula Lautaro Martinez yang siap tampil meski sempat mengalami cedera di akhir musim.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya