3 Pernyataan Menkes Budi Gunadi Sadikin Terkait Kasus Covid-19 Terbaru di Indonesia

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan sejumlah hal terkini terkait kasus Covid-19 di Indonesia.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 05 Juni 2025, 09:30 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin ajak masyarakat rutin cek kolesterol lewat program pemeriksaan kesehatan gratis, langkah penting untuk cegah penyakit kronis dan tingkatkan kualitas hidup. (Foto: Aditya Eka Prawira/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan sejumlah hal terkini terkait kasus Covid-19 di Indonesia. Menkes Budi Gunadi Sadikin pun menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa 3 Juni 2025.

Budi mengatakan dirinya akan melaporkan kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir.

"Lebih kesitu (lapor Covid-19)," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin sebelum bertemu Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa 3 Juni 2025.

Menurut dia, kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia masih relatif kecil. Budi pun meminta masyarakat tak khawatir dengan peningkatan kasus Covid-19 di Tanah Air.

"Kita amati di Indonesia kenaikannya itu masih kecil sekali. Lalu sudah kita lihat di beberapa pusat surveilance, memang di luar negeri naik tapi itu variannya subvarian dari omicron yang big jadi sama dengan subvarian yang biasa. Jadi tak usah khawatir," ucap Budi.

Kendati kasus naik, Menkes Budi mengatakan varian-varian Covid-19 yang menyebar saat ini relatif tak mematikan.

"Itu mengenai covid, datanya seperti apa. Saya sampaikan bahwa covid itu memang terjadi kenaikan, tapi kenaikan ini adalah varian-varian yang relatif tidak mematikan," papar dia.

"Jadi enggak usah terlalu dikhawatirkan supaya masyarakat enggak panik," ucap Budi Gunadi Sadikin menambahkan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mencatat ada tujuh kasus Covid-19 pekan lalu. Kasus tersebut tercatat pada minggu ke-22 tahun 2025 tepatnya tanggal 25-31 Mei.

Berikut sederet pernyataan Menkes Budi Gunadi Sadikin terkait perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia dihimpun Tim News Liputan6.com:

 

1. Temui Prabowo, Lapor Kasus Covid-19 di Indonesia

Menkes Budi Gunadi Sadikin saat di Istana Kepresidenan bahas pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan gratis (Foto: Dok Biro Pers Sekretariat Presiden)

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa 3 Juni 2025. Budi mengatakan dirinya akan melaporkan kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir.

"Lebih kesitu (lapor Covid-19)," kata Budi Gunadi sebelum bertemu Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa 3 Juni 2025.

 

2. Sebut Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia Masih Relatif Kecil

Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Tangkapan Layar YouTube Kemenkes)

Menurut dia, kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia masih relatif kecil. Budi pun meminta masyarakat tak khawatir dengan peningkatan kasus Covid-19 di Tanah Air.

"Kita amati di Indonesia kenaikannya itu masih kecil sekali. Lalu sudah kita lihat di beberapa pusat surveilance, memang di luar negeri naik tapi itu variannya subvarian dari omicron yang big jadi sama dengan subvarian yang biasa. Jadi tak usah khawatir," terang Budi.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mencatat ada tujuh kasus Covid-19 pekan lalu. Kasus tersebut tercatat pada minggu ke-22 tahun 2025 tepatnya tanggal 25-31 Mei.

Data ini dilihat berdasarkan laman resmi Infeksi Emerging Kemenkes RI yang Health Liputan6.com pantau pada Selasa, 3 Juni 2025 sore. Dari data tersebut juga terlihat ada satu kasus sembuh dari infeksi virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

 

3. Minta Warga Tak Panik soal Kenaikan Kasus Covid-19

Menkes Budi Gunadi Sadikin usai menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, Selasa (3/6/2025). Menkes melaporkan peningkatan kembali kasus Covid-19 di Indonesia. (Liputan6.com/Lizsa Egeham)

Kendati kasus naik, Menkes Budi mengatakan varian-varian Covid-19 yang menyebar saat ini relatif tak mematikan.

"Itu mengenai covid, datanya seperti apa. Saya sampaikan bahwa covid itu memang terjadi kenaikan, tapi kenaikan ini adalah varian-varian yang relatif tidak mematikan," ujar Budi.

"Jadi enggak usah terlalu dikhawatirkan supaya masyarakat enggak panik," ucap Budi Gunadi Sadikin menambahkan.

Infografis Kasus COVID-19 di Asia Merangkak Naik. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya