Xabi Alonso Datang, Real Madrid Siap Menggigit Balik Barcelona

Kekalahan beruntun dari musuh bebuyutan membuat musim ini terasa berat bagi Real Madrid. Namun, secercah harapan muncul dengan hadirnya Xabi Alonso sebagai pelatih baru.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 04 Juni 2025, 16:44 WIB
Real Madrid menelan kekalahan 0-4 dari Barcelona pada laga pekan ke-11 La Liga di Santiago Bernabeu, Minggu (27/11/2024) dini hari WIB. (AP Photo/Bernat Armangue)

Liputan6.com, Jakarta Real Madrid harus menelan pil pahit musim ini usai dihantam empat kali oleh rival abadinya, Barcelona. Kekalahan itu datang di semua ajang: dua laga La Liga, final Supercopa de Espana, dan partai puncak Copa del Rey. Di bawah asuhan Carlo Ancelotti, Los Blancos tak mampu menyaingi racikan strategi Hansi Flick.

Hasil tersebut tentu menyisakan luka di kubu Madridistas yang terbiasa melihat timnya mendominasi. Kekalahan beruntun dari musuh bebuyutan membuat musim ini terasa berat bagi Real Madrid. Namun, secercah harapan muncul dengan hadirnya Xabi Alonso sebagai pelatih baru.

Xabi Alonso, mantan gelandang elegan yang pernah bersinar di Bernabeu, kini mendapat kepercayaan untuk memimpin tim utama. Bersamanya, Madrid berharap bisa bangkit dan membalas semua luka musim lalu. Target pertama pun sudah menanti: trofi Piala Dunia Antarklub di Amerika Serikat.


Xabi Alonso dan Potensi Bahaya Baru dari Madrid

Pemain Barcelona merayakan gol yang dicetak oleh Robert Lewandowski ke gawang Real Madrid dalam laga final Supercopa de Espana yang berlangsung di King Abdullah Sport City Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Senin (13/1/2025) dini hari WIB. Barcelona menjadi juara setelah menang 5-2 atas Real Madrid dalam laga ini. (Haitham AL-SHUKAIRI / AFP)

Penunjukan Alonso langsung mencuri perhatian, termasuk dari kubu lawan. Robert Lewandowski, penyerang andalan Barcelona, mengakui bahwa Real Madrid bisa menjadi tim yang sangat berbahaya musim depan. Dia tahu betul kapasitas Alonso karena pernah bermain bersama di Bayern Munchen.

“Menurut saya, kami harus bersiap-siap. Itu tidak mudah, tetapi pada akhirnya tergantung pada kami,” ucap Lewandowski dalam wawancara dengan Mundo Deportivo saat ditanya soal laga El Clasico musim depan. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Alonso tak bisa dianggap remeh oleh rival klasiknya.

Lebih lanjut, Lewandowski mengatakan, “Tentu saja, saya pikir Xabi Alonso, untuk semua yang telah dia lakukan di Real Madrid, adalah sesuatu yang sulit dijelaskan dengan kata-kata karena dia telah beberapa kali menjuarai Liga Champions.” Penghormatan itu menandakan betapa besar reputasi Alonso sebagai figur di dunia sepak bola.


Darah Segar di Ruang Ganti Madrid

Xabi Alonso memasuki ruang konferensi pers perkenalan pelatih baru Real Madrid yang berlangsung di Real Madrid Sports City, Valdebebas, Spanyol, Senin (26/05/2025) waktu setempat. (AFP/Thomas Coex)

Lewandowski juga melihat sisi menarik dari Alonso sebagai pelatih muda. Menurutnya, meski Alonso masih di awal kariernya, potensi besar yang dimiliki eks pemain Timnas Spanyol itu akan membawa warna baru di ruang ganti Madrid. Dia yakin, semangat baru ini bisa menjadi ancaman besar bagi lawan.

“Namun, Xabi Alonso masih berada di awal perjalanannya sebagai pelatih. Dia akan membawa darah segar, sesuatu yang baru ke dalam ruang ganti,” ujar striker asal Polandia tersebut. Ini menjadi peringatan bagi Barcelona dan tim lain di La Liga.

Lanjut Baca:

Lewandowski menambahkan keyakinannya, “Saya yakin, Real Madrid akan sangat berbahaya musim depan juga.” Ucapan ini menggarisbawahi bahwa kedatangan Alonso bukan sekadar perubahan di atas kertas, melainkan bisa membawa dampak nyata di lapangan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya