Liputan6.com, Yogyakarta - Rumah Pesik merupakan salah satu destinasi unik di Kotagede, Yogyakarta. Bangunan ini tampak mencolok dengan cat berwarna hijau terang.
Mengutip dari laman Dinas Kebudayaan DIY, Rumah Pesik merupakan rumah milik seorang pengusaha Kotagede bernama Rudy J Persik. Rumah ini tergolong sebagai bangunan rumah kuno yang mewah.
Advertisement
Rumah Pesik mengusung konsep perpaduan arsitektur khas Jawa dan Eropa. Warna hijau terang yang dominan pada rumah ini menjadi salah satu tanda pengenal yang menonjol.
Warna tersebut berpadu dengan sentuhan ornamen khas Jawa dan Eropa di sepanjang sisinya. Terdapat prasasti di salah satu pintu Rumah Pesik yang berisi daftar nama-nama tokoh penting dunia yang pernah menginap di sana. Salah satu nama yang tertulis adalah mantan Presiden Polandia (1990-1995) sekaligus penerima Nobel Perdamaian 1993, Lech Walesa.
Sebelumnya, Rumah Pesik sempat ditutup selama puluhan tahun. Namun, kini rumah kuno tersebut dapat dikunjungi wisatawan yang ingin melihat keindahan arsitektur bangunan di sana.
Daya tarik lain Rumah Pesik juga terdapat pada sejumlah patung-patung batu besar yang menjadi koleksi di rumah ini. Patung-patung batu tersebut akan menyambut wisatawan di gerbang depan rumah.
Berada di taman depan rumah, berjejer ragam koleksi patung-patung batu besar yang tersusun rapi. Pada taman tersebut juga terdapat sebuah kolam air mancur di tengah halaman.
Kereta Kuno
Tak jauh dari taman, terdapat sebuah kereta kuno yang pernah digunakan pada masa pemerintahan Pakubuwono X (1893-1939). Masuk lebih dalam ke teras rumah, wisawatan akan melewati lorong-lorong panjang dengan pintu lengkung di sepanjang sisinya. Pada dinding bangunan ini terdapat patung-patung arca yang disematkan pada jarak tertentu.
Memasuki ruangan di Rumah Pesik, wisatawan dapat melihat ragam koleksi milik Rudy J. Persik. Koleksi tersebut berupa patung, keris, dan wayang. Selain itu, ada juga barang-barang antik lainnya, seperti meja, kursi kuno panjang, lemari, dan perabotan lain.
Menariknya lagi, pilar-pilar dan beberapa sudut tembok di dalam ruangan ini dihiasi oleh ukiran bunga klasik. Keberadaan lampu-lampu kristal di langit-langit ruangan memberikan kesan mewah.
Menuju ke lantai dua, pengunjung akan menaiki anak tangga berukuran besar dengan penataan dan desain yang menawan. Selain area taman, area tangga ini juga menjadi incaran para pemburu foto.
Pengunjung dapat menikmati pemandangan Kotagede yang begitu indah dari atas balkon. Pengunjung juga bisa bersantai di sebuah kafe bernama Kopi Kamu yang berada di samping taman dekat pintu masuk. Serupa dengan Rumah Pesik, kafe ini juga memiliki desain bangunan dan tempat duduk dengan detail ukiran klasik.
Penulis: Resla