Liputan6.com, Jakarta Jurgen Klopp telah mengutarakan perasaannya tentang kemungkinan mengelola Man Utd setelah diperkirakan akan menggantikan Ruben AmorimMantan pelatih kepala Liverpool itu telah dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke Liga Premier.
Jurgen Klopp telah mengutarakan perasaannya tentang kemungkinan menjadi manajer lagi setelah cukup lama tak melatih klub. Bahkan, ada yang mendorongnya agar mau mengelola Manchester United.
Advertisement
Klopp, 57 tahun, tidak memiliki peran manajerial sejak ia meninggalkan Liverpool pada akhir musim 2023/24. Pelatih asal Jerman itu mengatakan bahwa ia merasa tidak memiliki energi untuk melanjutkan peran tersebut, meskipun dirinya kemudian menjabat sebagai Kepala Sepak Bola Global di Red Bull.
Pada bulan Maret lalu, Klopp mengeluarkan informasi terbaru tentang apakah ia ingin kembali melatih. "Hal terakhir yang saya pikirkan sebenarnya adalah menjadi manajer lagi," ungkapnya saat menghadiri peringatan 10 tahun Hout Bay United Football Community (HBUFC) [kutipan melalui Kick Off].
"Saya melatih 1.081 pertandingan. Saya kalah di setiap final yang tersedia. Beberapa di antaranya saya menangkan. Jika saya bukan manajer Liverpool FC, saya tidak akan berada di sini hari ini. Jadi, syukurlah."
Dapat Pekerjaan Luar Biasa di Liga Inggris
Namun, terlepas dari sikap tegas Klopp, mantan bek Arsenal yang kini menjadi pakar Martin Keown telah menyarankan bahwa pelatih asal Jerman itu akan melakukan pekerjaan yang "luar biasa" jika ia menggantikan Ruben Amorim sebagai pelatih kepala MU.
"Dengan jumlah pertandingan yang mereka kalahkan, saya masih khawatir bahwa ini mungkin bukan manajer yang tepat untuk Manchester United," kata Keown di talkSPORT pada hari Senin.
"Ini akan menjadi awal musim yang sangat menarik, mereka bisa melakukan jauh lebih buruk daripada meminta Jurgen Klopp untuk mengelola klub sepak bola mereka," kata Keown.
Manchester United Butuh Pelatih Berpengalaman
"Saya tidak mencoba untuk membuat sensasi, saya yakin ia mungkin melakukan pekerjaan yang luar biasa di sana. Mereka membutuhkan seseorang dengan lebih banyak pengalaman daripada manajer saat ini."
"Mengapa tidak? Ia pernah melakukannya sebelumnya. Kami membandingkan perjalanan mereka sekarang. Dia pernah melakukannya sebelumnya."