Liputan6.com, Jakarta - Idul Adha adalah hari raya kurban yang penuh berkah bagi umat Islam di seluruh dunia. Sama seperti Idul Fitri, pada hari raya Idul Adha, umat Islam sangat dianjurkan untuk melaksanakan shalat Id secara berjamaah. Selain itu, terdapat sejumlah amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan, salah satunya adalah anjuran untuk tidak makan sebelum melaksanakan shalat Id. Muncul pertanyaan, apakah sebelum shalat Idul Adha harus puasa?
Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Islam disunnahkan untuk menjalankan beberapa amalan tambahan sebagai bentuk persiapan menyambut hari raya yang penuh berkah ini. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah puasa sebelum Idul Adha. Puasa ini tidak hanya memberikan manfaat spiritual, tetapi juga memiliki keutamaan yang luar biasa bagi mereka yang melaksanakannya. Lalu, kapan sebaiknya puasa ini dilakukan, dan jenis puasa apa saja yang disarankan?
Advertisement
Puasa sebelum Idul Adha memiliki banyak keutamaan yang disebutkan dalam berbagai hadis, di antaranya adalah pengampunan dosa dan memperoleh pahala yang berlimpah. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk mengetahui dengan jelas kapan dan bagaimana menjalankan puasa ini agar dapat meraih keutamaan tersebut dan mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Idul Adha dengan penuh keberkahan.
Jadwal Puasa Sebelum Idul Adha 2025
Dalam laman resmi Nahdlatul Ulama (NU) disebutkan bahwa puasa sunnah sebelum Idul Adha 2025 sebaiknya dimulai pada tanggal 1 Dzulhijjah, yang diperkirakan jatuh pada 28 Mei 2025. Berikut adalah rincian lengkap jadwal yang disunnahkan untuk melaksanakan puasa sebelum Idul Adha:
- Puasa Dzulhijjah: Dilaksanakan pada tanggal 1 hingga 7 Dzulhijjah, atau dalam kalender umum dimulai pada tanggal 28 Mei sampai 3 Juni. Puasa ini biasanya dilaksanakan oleh umat Islam yang berhaji di tanah suci.
- Puasa Tarwiyah: Dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah, atau tanggal 4 Juni 2025.
- Puasa Arafah: Dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, atau tanggal 5 Juni 2025, sehari sebelum Hari Raya Idul Adha.
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Untuk puasa dua hari terakhir yakni Tarwiyah dan Arafah, menjadi ibadah yang paling utama untuk dilakukan, dengan keutamaan yang luar biasa, terutama bagi umat yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji.
Puasa Tarwiyah memiliki keutamaan menghapus dosa satu tahun yang telah lalu. Sementara itu, puasa Arafah memiliki keutamaan menghapus dosa dua tahun, yaitu satu tahun yang telah lalu dan satu tahun yang akan datang.
Dengan mengetahui jadwal dan keutamaan puasa sebelum Idul Adha, umat Islam diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk melaksanakan ibadah puasa sunnah ini. Semoga dengan melaksanakan puasa ini, kita dapat meraih keberkahan dan ampunan dari Allah SWT, serta menyambut Hari Raya Idul Adha dengan hati yang bersih dan penuh sukacita.