Liputan6.com, Jakarta - Penguasaan lahan RSUD Tangerang Selatan (Tangsel) oleh ormas Pemuda Pancasila (PP) sudah terjadi sejak 2017. Sementara, ormas Triga Nusantara (Trinusa) sudah menduduki lahan Sentra Grosir Cikarang (SGC) dan memeras pedagang sejak tahun 2020.
Namun, baru kali ini polisi mengungkap aksi premanisme ormas tersebut. Terkait hal itu, Polda Metro Jaya berdalih harus hati-hati saat menyelidiki kasus penguasaan lahan oleh ormas meresahkan.
Advertisement
Selain itu, menurut Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra, polisi juga membutuhkan laporan dari masyarakat soal adanya aksi premanisme mengatasnamakan ormas.
Sementara itu, Ketua Umum GRIB Jaya Hercules Rosario Marshal bertemu Jenderal TNI (Purn) Sutiyoso di kediamannya di kawasan Cibubur, Jakarta, Rabu 28 Mei 2025.
Di mana, dia pun meminta maaf atas pernyataannya yang sempat menyinggung perasaan Sutiyoso. Terkait hal itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengapresiasi sikap Hercules, karena mau mengakui kesalahan dan minta maaf.
Berita lain yang terpopuler dalam sepekan terakhir dalam sub kanal Megapolitan, News Liputan6.com adalah terkait Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi proyek pengadaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun anggaran 2019 hingga 2024.
Dalam proses penyidikan, aparat penegak hukum telah melakukan penggeledahan di dua lokasi strategis di Jakarta. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar menyatakan, penggeledahan dilakukan pada Selasa, 21 Mei 2025, di dua apartemen yang salah satunya diduga milik pegawai Kemendikbud.
Dari hasil penggeledahan, penyidik menyita sejumlah dokumen fisik dan elektronik yang diduga berkaitan dengan proyek pengadaan perangkat laptop berbasis Chrome OS (Chromebook). Seluruh barang bukti telah dibawa ke Gedung Bundar Kejaksaan Agung untuk diteliti lebih lanjut.
Berikut deretan berita metro yang paling banyak dicari pembaca Liputan6.com dalam sepekan terakhir:
1. Alasan Polisi Baru Ungkap Ormas Preman yang Kuasai Lahan di Tangsel dan Bekasi
Penguasaan lahan RSUD Tangerang Selatan (Tangsel) oleh ormas Pemuda Pancasila (PP) sudah terjadi sejak 2017. Sementara itu, ormas Triga Nusantara (Trinusa) sudah menduduki lahan Sentra Grosir Cikarang (SGC) dan memeras pedagang sejak tahun 2020.
Namun, baru kali ini polisi mengungkap aksi premanisme ormas tersebut. Terkait hal itu, Polda Metro Jaya berdalih harus hati-hati saat menyelidiki kasus penguasaan lahan oleh ormas meresahkan.
Selain itu, polisi juga membutuhkan laporan dari masyarakat soal adanya aksi premanisme mengatasnamakan ormas.
"Perlu kami sampaikan bahwa laporan ini kita juga harus menggalinya cukup hati-hati. Keberanian masyarakat untuk melapor ini," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra saat konferensi pers, Senin 26 Mei 2025.
2. Hercules Minta Maaf ke Sutiyoso, Sahroni DPR Ingatkan Anggota GRIB Tak Bertindak Premanisme Lagi
Ketua Umum GRIB Jaya Hercules Rosario Marshal bertemu Jenderal TNI (Purn) Sutiyoso di kediamannya di kawasan Cibubur, Jakarta, Rabu 28 Mei 2025. Di mana dia pun meminta maaf atas pernyataannya yang sempat menyinggung perasaan Sutiyoso.
Terkait hal itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengapresiasi sikap Hercules, karena mau mengakui kesalahan dan minta maaf.
"Dia juga sudah gentle mendatangi langsung Bang Yos dan cium tangan. Saya harap sikap Hercules ini jadi contoh tentang bagaimana bersikap ksatria dan mau mengakui kesalahan," kata dia dalam keterangannya, Kamis 29 Mei 2025.
3. Kejagung Geledah Apartemen Pegawai Kemendikbud Terkait Korupsi Digitalisasi
Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi proyek pengadaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun anggaran 2019 hingga 2024.
Dalam proses penyidikan, aparat penegak hukum telah melakukan penggeledahan di dua lokasi strategis di Jakarta.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, menyatakan bahwa penggeledahan dilakukan pada Selasa, 21 Mei 2025, di dua apartemen yang salah satunya diduga milik pegawai Kemendikbud.
"Penyidik telah melakukan penggeledahan di dua lokasi, yakni di Apartemen Kuningan Place dan Apartemen Ciputra World 2," ujar Harli kepada wartawan, Senin 26 Mei 2025.