Resmikan Patung Sukarno di Tokyo, Puan: Simbol Pentingnya Bangun Kekeluargaan Antarbangsa

Puan menilai, patung Bung Karno tak sekadar karya seni belaka, melainkan simbol dari gagasan Presiden pertama RI tersebut akan pentingnya membangun kekeluargaan antarbangsa.

oleh FachriDiperbarui 30 Mei 2025, 19:50 WIB
Ketua DPR RI, Puan Maharani saat meresmikan patung Bung Karno di Tokyo, Jepang, Rabu (28/5/2025). (Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Patung Sukarno yang juga Presiden pertama Indonesia telah rampung dibuat dan diletakkan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, Jepang. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani pun meresmikan secara langsung patung kakeknya tersebut, Rabu (28/5/2025).

Puan menilai, patung Bung Karno tak sekadar karya seni belaka, melainkan simbol dari gagasan Presiden pertama RI tersebut akan pentingnya membangun kekeluargaan antarbangsa.

Cucu Bung Karno itu pun mengungkapkan, peletakkan patung Sukarno di Jepang menjadi simbol pentingnya membangun kekeluargaan bangsa-bangsa sebagai jalan menuju perdamaian dan kemajuan.

"Bagi Bung Karno, membangun kekeluargaan bangsa-bangsa seperti antara Indonesia dan Jepang adalah membangun hubungan antar-budaya, antar-manusia, dan antar-kemajuan yang menjadi tugas kita semua," ungkap Puan.

"Terutama KBRI sebagai perwakilan Negara Kesatuan Republik Indonesia di negara-negara sahabat," imbuhnya.

Puan juga mengatakan, semangat Bung Karno adalah semangat kemerdekaan, martabat, dan kerja sama yang setara.

"Semangat itu pula yang harus terus kita rawat dalam hubungan Indonesia dan Jepang ke depan," katanya.

"Saya yakin, patung ini akan menjadi pengingat bahwa dari masa lalu kita belajar, di masa kini kita membangun, dan untuk masa depan kita bermitra," jelas Puan.

Penanda Sejarah

Ketua DPR RI, Puan Maharani saat meresmikan patung Bung Karno di Tokyo, Jepang, Rabu (28/5/2025). (Foto: Istimewa)

Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi mengungkapkan, kehadiran patung Sukarno menjadi penanda sejarah erat hubungan Indonesia dengan Jepang.

"Sukarno memiliki hubungan historis dan kultural dengan masyarakat Jepang. Patung ini adalah bentuk penghormatan sekaligus jembatan persahabatan kedua negara," ungkapnya.

Sebagai informasi, peresmian patung Sukarno ditandai dengan pemotongan pita bersama Ketua Parlemen Jepang Nukaga Fukushiro dan Dubes RI untuk Jepang, Heri Akhmadi.

Patung Bung Karno yang diresmikan terdiri dari dua bagian, yakni satu patung utuh di kompleks KBRI dan satu patung setengah badan di lobby kedutaan.

 

(*)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya