Trump Bertemu Powell, The Fed Tegaskan Keputusan Suku Bunga Mengacu Data Ekonomi

The Federal Reserve (the Fed) memberikan pernyataan usai Presiden AS Donald Trump bertemu dengan ketua the Fed Jerome Powell.

oleh Natasha AmaniDiterbitkan 30 Mei 2025, 15:17 WIB
Pedagang bekerja di New York Stock Exchange saat Ketua Federal Reserve Jerome Powell berbicara setelah mengumumkan kenaikan suku bunga di New York, Amerika Serikat, 2 November 2022. (AP Photo/Seth Wenig)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah bertemu dengan Ketua Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell untuk pertama kalinya dalam masa jabatan keduanya.

Melansir CNN Business, Jumat (30/5/2025) pertemuan antara Trump dan Jerome Powell berlangsung di Gedung Putih pada Kamis, 29 Mei 2025. Pertemuan tersebut dilaksankan atas panggilan Trump.

Pertemuan Trump dan Powell terjadi beberapa waktu setelah Trump menegurnya karena tidak menurunkan suku bunga biaya pinjaman. 

Powell telah menegaskan keputusan suku bunga The Fed akan didasarkan pada independensi bank sentral, tidak dari tuntutan presiden.

"Ketua Powell tidak membahas ekspektasinya terhadap kebijakan moneter, kecuali untuk menekankan bahwa arah kebijakan akan bergantung sepenuhnya pada informasi ekonomi yang masuk dan apa artinya bagi prospek," kata The Fed dalam keterangannya.

Dalam pernyataan singkat pada Kamis sore, 29 Mei 2025, sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengonfirmasi Trump dan Powell telah bertemu.

"Presiden memang mengatakan bahwa ia yakin ketua The Fed melakukan kesalahan dengan tidak menurunkan suku bunga, yang menempatkan kita pada posisi ekonomi yang kurang menguntungkan bagi Tiongkok dan negara-negara lain, dan presiden telah sangat vokal tentang hal itu, baik secara terbuka, maupun sekarang, saya dapat 

mengungkapkannya, secara pribadi juga,” ujar Leavitt.

Trump menunjuk Powell untuk memimpin bank sentral AS mulai 2018, dengan masa jabatannya berakhir pada Mei 2026. 

Powell tetap bungkam di tengah kritikan Trump, menekankan bahwa semua keputusan The Fed berakar pada data ekonomi dalam upaya mencapai tujuan ganda bank sentral yaitu harga yang stabil dan lapangan kerja yang maksimal. 

Trump dan Powell Terakhir Bertemu pada 2019

Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Ruang Oval, Gedung Putih, Kamis (17/4/2025). (Dok. AP Photo/Alex Brandon)

"Saya tidak berpikir bahwa ketua The Fed harus mencari pertemuan dengan presiden, meskipun mungkin beberapa telah melakukannya. Saya tidak pernah melakukannya, dan saya tidak dapat membayangkan diri saya melakukan itu," kata Powell awal bulan ini. 

Pertemuan terakhir yang diketahui antara Trump dan Powell terjadi pada 2019.

"Saya rasa bukan tugas ketua The Fed untuk meminta pertemuan dengan presiden, meskipun mungkin beberapa telah melakukannya. Saya tidak pernah melakukannya, dan saya tidak dapat membayangkan diri saya melakukan itu," ujar Powell.

The Fed Tahan Suku Bunga 4,25%-4,5% Untuk Mei 2025

Ilustrasi the Federal Reserve (Brandon Mowinkel/Unsplash)

Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya pada Rabu, 7 Mei 2025.

Keputusan tersebut diambil The Fed di tengah momen penantian kebijakan perdagangan pemerintahan Presiden AS Donald Trump dan dampaknya pada ekonomi Amerika.

Mengutip CNBC International, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mempertahankan suku bunga acuan pinjaman dalam kisaran 4,25%-4,5%, yang telah berlaku sejak Desember 2024.

"Ketidakpastian tentang prospek ekonomi semakin meningkat,” ungkap FOMC dalam keterangannya.

Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya