Dari Jinan ke Binzhou, Cara China Melihat Pentingnya Kerja Sama Internasional

Dua kota di Provinsi Shandong, China yakni Jinan dan Binzhou menjadi tuan rumah acara Kota Persahabatan Internasional yang berlangsung hingga 30 Mei 2025.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 30 Mei 2025, 13:31 WIB
Pekan kerja sama di Jinan bertajuk ‘Hand in Hand for Shared Future’. Ada sekitar 900 perwakilan, termasuk 154 delegasi dari kota-kota sahabat, pemerintah daerah, perusahaan, dan komunitas bisnis dari 47 negara dari Asia, Afrika, Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, hingga Oseania. (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Liputan6.com, Jakarta Dua kota di Provinsi Shandong, China yakni Jinan dan Binzhou menjadi tuan rumah acara Kota Persahabatan Internasional yang berlangsung hingga 30 Mei 2025.

Pekan kerja sama di Jinan bertajuk ‘Hand in Hand for Shared Future’. Setidaknya ada sekitar 900 perwakilan, termasuk 154 delegasi dari kota-kota sahabat, pemerintah daerah, perusahaan, dan komunitas bisnis dari 47 negara dari Asia, Afrika, Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, hingga Oseania.

Acara ini mencerminkan bahwa China tak hanya mengutamakan pentingnya kerja sama antarnegara di level pemimpin tertinggi, tapi juga di level pemerintah kota.

Adapun Shandong merupakan salah satu wilayah terpadat di China. Wilayah ini memiliki jumlah penduduk terdaftar maupun penduduk tetap sekitar 100 juta jiwa.

Shandong berbatasan dengan Beijing dan Tianjin di utara serta terhubung dengan Shanghai dan kota-kota besar China lainnya di selatan. Di sebelah timur, provinsi ini menghadap Laut Kuning dan Laut Bohai, dengan Jepang dan Republik Korea di seberang laut.

Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Provinsi Shandong, Lin Wu mengatakan, fakta tersebut menjadikan wilayah ini strategis sebagai pusat konektivitas, terutama dalam hal kerja sama ekonomi regional.

Selain itu, Shandong juga dikenal sebagai pusat industri, pertanian, dan maritim. Menurut Lin Wu, nilai produksi pertanian Shandong, bahkan menempati peringkat pertama di China.

Lin Wu menyampaikan, Presiden China Xi Jinping memperhatikan pembangunan di Shandong. Dia bilang, pada 2020 laju pertumbuhan ekonomi Shandong melebihi rata-rata nasional, merujuk indikator seperti konsumsi industri dan ekspor-impor.

“Kami bersedia bekerja dengan semua mitra untuk memperkuat komunikasi yang sehat antarwilayah, menjaga stabilitas dan rutinitas interaksi, dan berjuang keras untuk memiliki lebih banyak peluang kerja sama bersama,” kata Lin Wu dalam sambutannya di Jinan, Selasa, 27 Mei 2025.

 

Lampung Jalin Kerja Sama dengan Shandong

Pekan kerja sama di Jinan bertajuk ‘Hand in Hand for Shared Future’. Ada sekitar 900 perwakilan, termasuk 154 delegasi dari kota-kota sahabat, pemerintah daerah, perusahaan, dan komunitas bisnis dari 47 negara dari Asia, Afrika, Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, hingga Oseania. (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Pada 2025 ini, Lampung, Indonesia menjadi salah satu negara yang resmi menjalin kerja sama antarprovinsi dalam pekan kerja sama yang dihelat Shandong. Kerja sama antara Shandong-Lampung diteken langsung Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.

Penandatanganan ini menjadi tonggak awal kerja sama strategis antara Shandong dan Lampung yang mencakup berbagai sektor, mulai dari ekonomi, riset, pendidikan, pariwisata, hingga pertanian.

Tak hanya Lampung, ada pula perwakilan dari provinsi dan pemerintah kota/kabupaten dari berbagai belahan dunia lainnya seperti Penang, Malaysia, Svay Rieng, Kamboja, Vitebsk, Republik Belarus, Almaty, Kazakhstan, hingga wilayah Tangier-Tetouan-Al Hoceima, Kerajaan Maroko yang ikut menjalin persahabatan antarwilayah dengan Shandong.

Sementara itu, di Binzhou acara serupa digelar dengan tajuk ‘Smart Hub Binzhou, Menjembatani Dunia’. Penguatan kolaborasi ekonomi dan perdagangan untuk mendorong pertumbuhan serta pembangunan bersama antarkota mitra menjadi hal yang paling difokuskan.

Acara ini menjadi bukti komitmen Binzhou dalam mempererat hubungan internasional dan meningkatkan kesejahteraan kawasan.

“Kami menyampaikan secara terbuka pentingnya membangun komunitas masa depan bersama bagi umat manusia, serta menyuarakan tiga inisiatif global Inisiatif Pembangunan Global, Inisiatif Keamanan Global, dan Inisiatif Peradaban Global,” kata Song Yongxiang, Sekretaris Komite Munisipal Partai Komunis China (PKC) di Binzhou, Kamis, 29 Mei 2025.

 

China Selalu Tekankan Pentingnya Mendorong Pembangunan Bersama Semua Mitra

Pekan kerja sama di Jinan bertajuk ‘Hand in Hand for Shared Future’. Ada sekitar 900 perwakilan, termasuk 154 delegasi dari kota-kota sahabat, pemerintah daerah, perusahaan, dan komunitas bisnis dari 47 negara dari Asia, Afrika, Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, hingga Oseania. (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Song menjelaskan, China selalu menekankan soal pentingnya mendorong pembangunan komunitas bersama dengan semua mitra. Termasuk, kata dia, untuk menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan global di masa depan.

“Saya percaya dunia ini ibarat sebuah kapal besar, dan hanya dengan berlayar bersama serta mengelolanya bersama, kita bisa terus maju,” ucap dia.

Adapun Binzhou adalah kota industri utama yang memiliki lima industri unggulan, yakni pertanian modern, kimia ramah lingkungan, tekstil, pengolahan makanan, peternakan hingga perikanan.

Infografis Amerika Serikat dan China Terancam Perang Dingin? (Liputan6.com/Trieyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya