Liputan6.com, Jakarta Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mempermudah akses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi masyarakat, termasuk generasi Z (Gen Z). Meski belum ada skema khusus, ketentuan yang berlaku saat ini dinilai cukup kompetitif.
Kepala Divisi Sekretariat Komunikasi BP Tapera, Alfian Arif, menyampaikan bahwa pihaknya memberikan akses KPR dengan bunga tetap 5 persen dan tenor panjang hingga 20 tahun.
Advertisement
"BP Tapera memberikan akses kepada Gen Z dengan bunga 5 persen dan jangka waktu hingga 20 tahun," ujar Alfian saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (23/5/2025).
Subsidi Bantuan DP
Tak berhenti di situ, BP Tapera juga memberikan kemudahan dengan ketentuan uang muka mulai dari 1 persen dari harga rumah. Selain itu, masyarakat dapat memperoleh subsidi bantuan uang muka sebesar Rp4 juta.
Alfian mengakui bahwa saat ini BP Tapera belum memiliki program khusus yang ditujukan bagi kelompok Gen Z. Namun, skema yang berjalan saat ini dinilai sudah cukup menarik.
"Untuk skema khusus Gen Z saat ini memang belum ada, namun fitur produk yang diberikan sudah sangat menarik bagi masyarakat Indonesia," jelasnya.
Rumah Subsidi Diminati Gen Z
Sebelumnya diberitakan, BP Tapera mencatat bahwa Gen Z mendominasi pembelian rumah subsidi sepanjang 2024. Total rumah subsidi yang dibeli Gen Z mencapai 124.889 unit.
Data tersebut berasal dari penyaluran rumah melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
"Jika ditinjau dari data 2024, realisasi penyaluran FLPP untuk segmen Gen Z—yakni mereka yang lahir antara 1997 hingga 2012 atau berusia 19–30 tahun—mencapai 124.889 unit atau 62,35 persen," ujar Alfian.
Konsumen Mayoritas pada 2024
Alfian menjelaskan bahwa data tersebut menunjukkan Gen Z merupakan konsumen mayoritas rumah subsidi pada 2024. Total penyaluran FLPP tahun itu mencapai 200.300 unit.
"Gen Z mendominasi penyaluran FLPP dari total kuota tahun 2024. Artinya, FLPP menjadi solusi bagi Gen Z dalam memiliki rumah," katanya.
Secara rinci, penyaluran FLPP untuk konsumen usia 19–25 tahun tercatat sebanyak 66.746 unit (33,32 persen). Sementara itu, konsumen usia 26–30 tahun menyerap 58.143 unit (29,03 persen).
Jumlah Konsumen Berdasarkan Usia
Data BP Tapera juga menunjukkan jumlah penyaluran kepada kelompok usia lainnya relatif lebih sedikit. Konsumen usia 31–35 tahun tercatat 33.916 unit (16,93 persen), usia 36–40 tahun sebanyak 20.687 unit (10,33 persen), dan usia di atas 40 tahun sebanyak 20.808 unit (10,39 persen).