Rating Pemain Inter Milan vs Lazio: Yann Bisseck, Ya Pahlawan, Ya Pesakitan

Inter Milan harus puas bermain imbang 2-2 melawan Lazio di pekan 37 Serie A 2024/25, Senin (19/5/2025) dini hari. Yann Bisseck menjadi sorotan pada laga ini.

oleh Afdholud DzikryDiperbarui 19 Mei 2025, 10:25 WIB
Bek Inter Milan, Yann Bisseck berebut bola dengan pemain Lazio, Taty Castellanos pada lanjutan Serie A 2024/2025 di Giuseppe Meazza, 19 Mei 2025. (Spada//LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta Inter Milan harus puas bermain imbang 2-2 melawan Lazio di pekan 37 Serie A 2024/25, Senin (19/5/2025) dini hari. Hasil ini membuat Nerazzurri gagal mengkudeta posisi Napoli yang ditempat berbeda hanya bermain imbang tanpa gol melawan Parma.

Padahal, Inter sempat unggul dua kali lewat gol Yann Bisseck dan Denzel Dumfries. Sayangnya, pelanggaran Bisseck di babak kedua memberi Lazio kesempatan menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Pedro di injury time.

Simone Inzaghi harus menelan kekecewaan karena timnya gagal memanfaatkan momentum untuk naik ke puncak klasemen sementara Liga Italia. Berikut rating pemain Inter dalam laga sengit di Giuseppe Meazza.


Kiper dan Bek: Sommer Jadi Penyelamat, Bisseck Berubah Jadi "Villain"

Kiper Inter Milan asal Swiss #01, Yann Sommer, merayakan kemenangan Inter Milan dalam pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions UEFA antara Inter Milan dan FC Barcelona di stadion San Siro di Milan, Rabu dini hari WIB (7-5-2025). (Marco BERTORELLO/AFP)
  • Yann Sommer (7/10) – Hampir tak tersentuh di babak pertama, kiper Swiss ini tampil solid dengan penyelamatan krusial menghadapi Isaksen. Sayang, ia tak bisa berbuat banyak menahan tembakan Pedro dan penalti sang striker.
  • Alessandro Bastoni (7/10) – Sempat keteteran menghadapi serangan Lazio, tetapi cepat memperbaiki performa. Bek tengah ini menjadi tulang punggung lini belakang Inter sepanjang laga.
  • Francesco Acerbi (7/10) – Tenang dan kompak, Acerbi sukses membungkam Castellanos. Pengalamannya sangat terasa dalam mengorganisir pertahanan.
  • Yann Bisseck (5/10) – Awalnya jadi pahlawan dengan gol pembuka, tapi blunder fatalnya memberikan penalti untuk Lazio. Performanya turun drastis di babak kedua.
  • Federico Dimarco (7/10) – Salah satu pemain terbaik Inter malam ini. Menyisir sisi sayap kiri, ia terus mengancam dengan umpan-umpan tajam dan hampir mencetak gol dari tendangan spektakuler.

Gelandang: Barella Tak Kenal Lelah, Mkhitaryan Kehilangan Sentuhan Ajaib

Bek Barcelona Alejandro Balde dan gelandang Inter Milan Nicolo Barella berlari mengejar bola pada matchday ketiga Grup C Liga Champions 2022/2023 di Giuseppe Meazaa, Rabu dini hari WIB (5/10/2022). Gol kemenangan tim wakil Italia dilesakkan Hakan Calhanoglu. (AP Photo/Antonio Calanni)
  • Henrikh Mkhitaryan (5/10) – Jarang terlibat dalam permainan dan sering kehilangan bola. Gelandang Armenia ini tampak kelelahan dan kurang berdampak.
  • Hakan Calhanoglu (7/10) – Meski sempat kesulitan mengontrol tempo permainan, ia tetap memberikan assist penting untuk gol Dumfries. Passing-nya tetap akurat di momen krusial.
  • Nicolo Barella (7/10) – Seperti biasa, Barella menjadi motor Inter di lini tengah. Energinya tak pernah habis, dan ia jarang sekali kehilangan penguasaan bola.
  • Denzel Dumfries (8/10) – Meski tak terlalu aktif, "Flying Dutchman" ini mencetak gol penting dengan sundulan mematikan. Kembali membuktikan dirinya sebagai pemain kunci.

Penyerang: Duet Taremi-Thuram Tak Berdaya

Mehdi Taremi terpilih menjadi pemain terbaik dari kemenangan 4-0 Inter Milan atas Red Star Belgrade dalam laga matchday 2 League Phase Liga Champions 2024/2025 yang digelar di Giuseppe Meazza, Rabu (2/10/2024) dini hari WIB. (AFP/Gabriel Bouys)
  • Mehdi Taremi (4/10) – Gagal menjadi pengganti Lautaro Martinez yang cedera. Striker Iran ini sama sekali tidak mengancam gawang Lazio dan tak memberikan dampak di lini depan.
  • Marcus Thuram (5/10) – Lebih aktif dibanding Taremi, tapi tetap minim kontribusi. Thuram kesulitan menembus pertahanan ketat Lazio.

Pemain pengganti Joaquin Correa dan Carlos Augusto masuk pertengahan babak kedua, tetapi tidak memberi perubahan berarti. Begitu juga dengan tiga pemain lain, Nicola Zalewski, Piotr Zielinski, dan Marko Arnautovic di menit-menit akhir juga tak mampu mengubah hasil pertandingan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya