Demi Misi BUMN Pimpin Dekarbonisasi RI, BKI Gandeng Spanyol

BKI mengambil langkah besar dalam mendukung agenda dekarbonisasi nasional dengan menggandeng firma konsultan keberlanjutan asal Spanyol, Neyen Consulting SL

oleh Ilyas Istianur PradityaDiterbitkan 16 Mei 2025, 14:30 WIB
BKI mengambil langkah besar dalam mendukung agenda dekarbonisasi nasional dengan menggandeng firma konsultan keberlanjutan asal Spanyol, Neyen Consulting SL (dok: BKI)

Liputan6.com, Jakarta PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (BKI) mengambil langkah besar dalam mendukung agenda dekarbonisasi nasional dengan menggandeng firma konsultan keberlanjutan asal Spanyol, Neyen Consulting SL.

Kolaborasi ini menandai upaya konkret BKI dalam menghadirkan layanan konsultasi karbon yang kredibel dan dapat diandalkan di tengah meningkatnya tekanan global untuk menurunkan emisi gas rumah kaca.

Direktur Operasi BKI, R Benny Susanto, menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya soal pertukaran teknologi, tetapi juga transformasi paradigma dalam pengelolaan karbon di sektor industri, khususnya Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Kemitraan ini bukan hanya soal teknologi, tapi juga membangun pemahaman bersama tentang pentingnya pengelolaan karbon yang terukur dan kredibel. Kita ingin agar sektor industri, khususnya BUMN, tidak hanya memenuhi regulasi, tapi juga mampu memimpin transformasi menuju operasional yang lebih ramah lingkungan,” ujar Benny dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/4/2025).

Fokus ke Sektor Kehutanan dan Kelautan

Kolaborasi ini dirancang untuk menghasilkan layanan konsultasi karbon yang aplikatif, mulai dari pemetaan emisi hingga perencanaan pengurangan emisi berbasis inisiatif hijau.

Salah satu perhatian utama adalah pemanfaatan sektor kehutanan dan kelautan sebagai penyerap karbon alami—dua sektor yang menjadi kekuatan Indonesia dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.

 

Jadi Langkah Strategis

Ilustrasi emisi karbon (unsplash)

Langkah ini dinilai strategis mengingat potensi besar Indonesia di bidang karbon biru dan kehutanan. Melalui pendekatan ini, perusahaan dapat menyusun strategi pengurangan emisi yang sesuai dengan konteks lokal sekaligus selaras dengan kebijakan internasional.

Tak hanya pendekatan teknis, kerja sama ini juga mencakup peningkatan kapasitas nasional. Program pelatihan dan pertukaran pengetahuan akan digulirkan untuk mendorong tumbuhnya konsultan dan praktisi karbon lokal yang kompeten, sehingga ketergantungan terhadap sumber daya asing dapat dikurangi di masa depan.

Seiring dengan komitmen pemerintah Indonesia dalam menurunkan emisi melalui dokumen Nationally Determined Contribution (NDC), kebutuhan akan layanan konsultasi karbon yang terukur dan kredibel semakin mendesak. Peran BUMN dalam mendukung agenda ini dinilai krusial.

BKI dan Neyen Consulting sepakat bahwa konsultasi karbon tidak boleh hanya berperan sebagai instrumen administratif. Sebaliknya, layanan ini harus menjadi fondasi strategis dalam mendorong perubahan model bisnis menuju praktik yang berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

 

Bantu Percepat Transisi Industri RI

Karbon dioksida (CO2) (Sumber: Pixabay)

Dengan memanfaatkan keahlian internasional serta teknologi mutakhir, kerja sama ini diharapkan menjadi katalis dalam mempercepat transisi industri Indonesia menuju ekonomi rendah karbon.

Kolaborasi ini sekaligus mempertegas posisi BKI sebagai aktor penting dalam ekosistem dekarbonisasi nasional, khususnya dalam membangun ekosistem layanan konsultasi karbon yang kredibel dan berdaya saing global.4o   

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya