IHSG Meroket, Asing Justru Ramai-Ramai Lepas Saham Ini

Kenaikan IHSG ditopang oleh penguatan sembilan sektor saham, dengan sektor energi memimpin lewat kenaikan sebesar 3,07%. Disusul sektor keuangan yang menguat 2,54%, dan sektor transportasi serta logistik yang naik 2,11%.

oleh Pipit Ika RamadhaniDiperbarui 15 Mei 2025, 10:34 WIB
IHSG tercatat melesat 2,15% ke level 6.979,88, bahkan sempat menyentuh posisi tertinggi harian di 6.987,78 pada perdagangan Rabu 14 Mei 2025. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) perkasa pada Rabu, 14 Mei 2025, usai libur panjang Hari Waisak. IHSG tercatat melesat 2,15% ke level 6.979,88, bahkan sempat menyentuh posisi tertinggi harian di 6.987,78, sementara level terendahnya berada di 6.914,75. Lonjakan ini terjadi di tengah aksi beli saham oleh investor asing.

Volume perdagangan saham pada hari itu mencapai 29,32 miliar saham, dengan nilai transaksi harian sebesar Rp 17,93 triliun dan total frekuensi perdagangan sebanyak 1,47 juta kali. Seiring dengan kenaikan IHSG tersebut, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) ikut menanjak ke angka Rp 12.111 triliun.

Kenaikan IHSG ditopang oleh penguatan sembilan sektor saham, dengan sektor energi memimpin lewat kenaikan sebesar 3,07%. Disusul sektor keuangan yang menguat 2,54%, dan sektor transportasi serta logistik yang naik 2,11%. Namun demikian, dua sektor tercatat mengalami koreksi, yaitu sektor teknologi yang turun 0,09% dan sektor barang kesehatan yang melemah 0,08%.

Di tengah lonjakan indeks yang mencolok ini, investor asing mencatatkan aksi beli bersih sebesar Rp 2,83 triliun. Meski demikian, secara keseluruhan, investor asing masih mencatatkan nilai jual saham yang jauh lebih besar, yakni mencapai Rp 51,01 triliun. Ini menunjukkan bahwa meskipun IHSG naik, aksi lepas saham oleh asing tetap marak terjadi.

 

10 Saham yang Dilepas

IHSG tercatat melesat 2,15% ke level 6.979,88, bahkan sempat menyentuh posisi tertinggi harian di 6.987,78 pada perdagangan Rabu 14 Mei 2025.(Liputan6.com/Herman Zakharia)

Merujuk data Stockbit, berikut daftar 10 saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing saat IHSG menguat:

  1. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) – Investor asing melepas saham senilai Rp 113,70 miliar
  2. PT Panin Financial Tbk (PNLF) – Investor asing melepas saham senilai Rp 91,81 miliar
  3. PT Astra International Tbk (ASII) – Investor asing melepas saham senilai Rp 90,14 miliar
  4. PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) – Investor asing melepas saham senilai Rp 77,91 miliar
  5. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) – Investor asing melepas saham senilai Rp 35,84 miliar
  6. PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA) – Investor asing melepas saham senilai Rp 34,85 miliar
  7. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) – Investor asing melepas saham senilai Rp 30,47 miliar
  8. PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) – Investor asing melepas saham senilai Rp 27,49 miliar
  9. PT Timah Tbk (TINS) – Investor asing melepas saham senilai Rp 21,14 miliar
  10. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) – Investor asing melepas saham senilai Rp 19,75 miliar

 

Saham yang Diborong

IHSG tercatat melesat 2,15% ke level 6.979,88, bahkan sempat menyentuh posisi tertinggi harian di 6.987,78 pada perdagangan Rabu 14 Mei 2025.(Liputan6.com/Angga Yuniar)

Di sisi lain, meskipun banyak saham dilepas asing, ada juga sederet saham unggulan yang justru diborong investor asing. Di antaranya adalah saham-saham big cap sektor perbankan dan beberapa emiten sektor lain.

Berikut 10 saham yang paling banyak dibeli investor asing:

  1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) – Investor asing memborong saham senilai Rp 1,24 triliun
  2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) – Investor asing membeli saham senilai Rp 668,38 miliar
  3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) – Investor asing membeli saham senilai Rp 528,19 miliar
  4. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) – Investor asing membeli saham senilai Rp 322,47 miliar
  5. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) – Investor asing membeli saham senilai Rp 78,49 miliar
  6. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) – Investor asing membeli saham senilai Rp 70,19 miliar
  7. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) – Investor asing membeli saham senilai Rp 68,03 miliar
  8. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) – Investor asing membeli saham senilai Rp 58,09 miliar
  9. PT United Tractors Tbk (UNTR) – Investor asing membeli saham senilai Rp 44,56 miliar
  10. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) – Investor asing membeli saham senilai Rp 42,30 miliar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya