Kembangkan Teknologi, KAI Kerja Sama dengan Operator KA Jerman

KAI dengan Deutsche Bahn (DB), operator kereta api nasional Jerman sepakat memperkuat transformasi hijau dan digital, termasuk pengembangan roadmap ESG, pelatihan teknologi berkelanjutan, hingga pengurangan emisi karbon.

oleh Ilyas Istianur PradityaDiterbitkan 15 Mei 2025, 09:00 WIB
Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dan perwakilan Deutsche Bahn, Milind Nirmal serta Marvin Windolf menandatangani nota kesepahaman (MoU)

Liputan6.com, Jakarta PT Kereta Api Indonesia (Persero) menjalin kerja sama strategis dengan Deutsche Bahn (DB), operator kereta api nasional Jerman, guna mempercepat transformasi teknologi dan keberlanjutan sektor perkeretaapian di Indonesia.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan pada Rabu (14/5) di Jakarta Railway Centre oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dan perwakilan Deutsche Bahn, Milind Nirmal serta Marvin Windolf.

"Kita meneguhkan komitmen bersama untuk membangun sektor perkeretaapian yang tidak hanya efisien dan modern, tetapi juga ramah lingkungan dan inklusif. Melalui kerja sama dengan Deutsche Bahn, KAI bertekad menjadi katalis dalam transformasi hijau transportasi massal di Indonesia,” ungkap Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo, Kamis (15/5/2025).

Kerja sama ini menandai kelanjutan kolaborasi antara KAI dan DB setelah inisiatif benchmarking ESG (Environmental, Social, and Governance) pada Februari 2024.

Keduanya sepakat memperkuat transformasi hijau dan digital, termasuk pengembangan roadmap ESG, pelatihan teknologi berkelanjutan, hingga pengurangan emisi karbon.

Transfer Teknologi dan Pengembangan Smart Railway

Dalam kerja sama ini, Deutsche Bahn akan berbagi teknologi terkini untuk mendukung digitalisasi operasional KAI.

Beberapa teknologi yang akan diperkenalkan meliputi Building Information Modelling (BIM), Digital Twin, dan sistem manajemen lalu lintas berbasis event-driven architecture.

Teknologi tersebut akan diterapkan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan keandalan layanan kereta, termasuk high-speed rail.

 

Pelatihan Bersama

Penambahan Perjalanan KA Jarak jauh: Kereta jarak jauh tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (10/7/2020). PT KAI telah mengoperasikan lima perjalanan kereta jarak jauh untuk tujuan Bandung, Cirebon, dan Surabaya mulai Jumat 10 Juli 2020. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Kolaborasi ini juga mencakup pelatihan bersama dan konsultasi strategis dalam pengembangan kota berbasis transit (Transit Oriented Development/TOD), manajemen infrastruktur digital, hingga penanganan kebisingan.

KAI melihat kerja sama ini sebagai langkah penting untuk memperkuat kapasitas internal dan meningkatkan daya saing korporasi di masa depan.

 

Inovasi Aplikasi dan Komitmen ESG KAI

Sepanjang Januari–Februari 2025, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Group telah melayani sebanyak 78.542.459 penumpang. (dok: KAI)

Sebagai wujud komitmen terhadap keberlanjutan, KAI mencatat pencapaian ESG dengan skor 41 dari S&P Global. Berbagai program hijau telah diimplementasikan, seperti pemasangan PLTS di 66 lokasi, penggunaan biodiesel, serta digitalisasi operasional untuk mengurangi limbah plastik dan kertas.

Selain itu, KAI akan meluncurkan fitur Carbon Footprint di aplikasi Access by KAI pada akhir 2024. Fitur ini memungkinkan pelanggan melacak jejak karbon dari perjalanannya, sekaligus mendorong masyarakat untuk memilih moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Kolaborasi dengan Deutsche Bahn diharapkan menjadi landasan lahirnya perjanjian teknis lanjutan dalam sembilan area kerja sama utama.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya