Kirim Pesan, Ruben Amorim Dituduh Ingin Mengundurkan Diri saat Manchester United Makin Terpuruk

Manajer Manchester United Ruben Amorim menarik perhatian setelah memberikan komentar mengejutkan usai anak asuhnya menelan kekalahan dari West Ham di kandang sendiri.

oleh Achmad Yani YustiawanDiperbarui 14 Mei 2025, 15:27 WIB
Ekspresi kecewa pelatih Manchester United, Ruben Amorim dengan memegang kepalanya saat laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 melawan West Ham di Old Trafford, Manchester, Inggris, Minggu (11/05/2025) waktu setempat. (AFP/Oli Scarff)

Liputan6.com, Jakarta Manajer Manchester United, Ruben Amorim, dituduh akan mengundurkan diri setelah anak asuhnya menelan kekalahan dari West Ham United, pekan lalu. Pelatih asal Portugal itu, melepas filternya setelah kalah 0-2 di Old Trafford, dan kekalahan ke-17 United di Liga Inggris musim ini, untuk mengungkapkan beberapa kebenaran.

Amorim mengklaim bahwa dia tidak yakin apakah lolos ke Liga Champions akan menjadi hal terbaik bagi para pemainnya, mengingat mereka tidak dapat memenangkan pertandingan domestik.

Pria berusia 40 tahun itu secara tidak langsung mengirim pesan kepada dewan, menegaskan United harus kuat dan berani di musim panas karena mereka kehilangan identitas mereka sebagai klub besar.

Dia juga mengakui bahwa MU akan lebih baik jika mencari pelatih alternatif jika dia tidak dapat mengubah budaya kalah musim depan. Presenter olah raga ternama, Richard Keys, pernyatannya di konferensi pers usai pertandingan, menambah substansi keyakinannya bahwa Amorim ingin keluar dari Old Trafford.

"Sudah berapa lama saya mengatakan Ruben Amorim berusaha dipecat? Kalian semua menertawakan saya," tulis Keys. "Nah, sekarang bagaimana? Karena akhir pekan ini, ia hampir mengundurkan diri. Sulit untuk menafsirkan komentar pascapertandingannya setelah kekalahan West Ham dengan cara lain."


Sir Jim Ratcliffe Juga Jadi Sasaran Kritik

Dilansir dari Manchester Evening, Ratcliffe merupakan pemilik klub Liga Prancis, OGC Nice sebelum kabar tentang keinginnanya membeli klub yang berjuluk Setan Merah tersebut mencuat. (AFP/Valery Hache)

Keys juga mengarahkan serangan ke pemilik sebagian United, Sir Jim Ratcliffe. "Ini intinya. MU tidak ada harapan. Memalukan. Mereka masih terus mundur," katanya.

"Jim Reaper telah mencabik-cabik hati klub, menimbulkan kerusakan dan luka dari atas ke bawah, sambil membuat satu keputusan buruk demi satu keputusan buruk, dan itu kembali menggigitnya dan otaknya," ujarnya.


Ruben Amorim Sadar MU Butuh Perbaikan Segera

Laga ini sekaligus menandai kemenangan perdana Ruben Amorim melatih Manchester United. Menariknya kemenangan perdana bersama MU ini diraih saat debut Amorim di Old Trafford. Juru taktik 39 tahun itu pun senang bisa membawa timnya menang di hadapan para suporter setia Setan Merah. (AP Photo/Dave Thompson)

Amorim menyadari bahwa ia telah masuk ke dalam kekacauan dengan cukup cepat setelah tiba di MU. Ia tahu itu tidak akan membaik dalam waktu dekat.

"Dia tidak bekerja untuk orang-orang sepak bola. Dia bekerja untuk akuntan dan ahli statistik, yang tidak mengerti apa yang dia inginkan atau butuhkan. Saya tidak yakin beberapa orang peduli," ujarnya.

"Jika saya benar - dan Amorim ingin keluar, baik sekarang atau beberapa bulan setelah musim depan - bagaimana United bisa berkomitmen padanya? Bagaimana mereka bisa berjudi dengan menghabiskan uang untuk pemain yang mungkin dia inginkan?"


Amorim Bakal Dapat Dukungan Finansial

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim menyeka wajahnya dalam laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 melawan Brentford di Gtech Community Stadium, London, Inggris, Minggu (04/05/2025) waktu setempat. (AP Photo/PA/John Walton)

MU menghabiskan dana sekitar 200 juta pounds untuk mendukung Erik ten Hag musim panas lalu. Dia dipecat beberapa bulan kemudian, dan Sir Jim kemudian mengakui bahwa itu adalah kesalahan.

Pria berusia 72 tahun itu dan INEOS memiliki keputusan serupa untuk Amorim, yang sahamnya telah anjlok sejak mewarisi kursi panas. Dia diharapkan menerima dukungan finansial setelah menemukan skuad yang berantakan dan tidak dapat menyesuaikan sistem 3-4-3-nya di pertengahan musim.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya