Liputan6.com, Jakarta Teuku Rizky atau yang akrab disapa Kiki Eks CJR, meluapkan kemarahannya di media sosial usai muncul dugaan penipuan yang dilakukan oleh teman baiknya, Aldy Maldini.
Dalam unggahan Instagram Story yang juga ia repost ke feed-nya, Kiki menegaskan bahwa dirinya tidak bisa tinggal diam melihat kejadian tersebut. Ia menyayangkan tindakan Aldy yang justru menyakiti fans yang telah memberikan dukungan.
Advertisement
“Hidup emang lucu, kemarin korban sekarang keluarga sendiri jadi pelaku. Pokoknya lo ga boleh ngilang ya dy!” tulis Kiki dalam unggahan tersebut dikutip dari Kapanlagi.com.
Ungkapan itu disertai emotikon marah yang menggambarkan betapa kesalnya Kiki terhadap situasi yang terjadi. Kiki bahkan secara terbuka meminta Aldy untuk segera menyelesaikan permasalahan yang ada.
Selesaikan Masalah
Ia menyesalkan mengapa Aldy tidak memilih untuk meminjam uang kepadanya secara langsung daripada harus menipu penggemar.
“Kelarin semua masalahnya lah! Lagian kenapa ga minjem ke gue aja sih, gua ada kalo segitu, asal alasannya jelas, jangan buat orang meninggal!” lanjutnya.
Sementara dalam caption-nya, Kiki menulis, “Minggu pagi malah emosi! Dimana anda! @aldymldni."
Dugaan Penipuan
Diketahui, Aldy Maldini diduga terlibat dalam kasus dugaan penipuan berkedok acara makan malam bersama dirinya. Para penggemar disebut-sebut diminta membayar hingga Rp500 ribu untuk ikut dalam acara tersebut, namun tidak mendapatkan apa yang dijanjikan.
Hal ini memicu kemarahan publik, termasuk dari kalangan terdekat Aldy sendiri. Menanggapi tudingan penipuan tersebut, Aldy Maldini akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui Instagram Story.
Minta Maaf
Dalam permintaan maafnya, Aldy mengakui kesalahan dan kelalaiannya dalam menangani masalah yang menumpuk. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak bermaksud untuk menipu penggemarnya.
Permintaan maaf ini menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi kontroversi ini. Ia juga berjanji akan bertanggung jawab penuh atas kejadian ini dan akan mengembalikan uang para penggemar yang merasa dirugikan.