Beredar Modus Penipuan Rekrutmen Pegawai KAI di Lampung, Warga Diminta Waspada

PT KAI mengimbau masyarakat agar waspada terhadap penipuan rekrutmen yang dilakukan lewat pesan berantai, email, dan surat palsu; pastikan informasi resmi hanya dari kanal resmi KAI.

oleh Hanz Jimenez SalimDiterbitkan 11 Mei 2025, 19:00 WIB
Penipuan berkedaok rekrutmen KAI terus beredar. Masyarakat diminta untuk waspada

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang, Lampung mengimbau, masyarakat waspada terhadap informasi rekrutmen ataupun lowongan kerja palsu mengatasnamakan KAI.

"Kami ingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi lowongan kerja yang mengatasnamakan KAI tanpa melalui saluran resmi," kata Manager Humas Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari dilansir dari Antara, Minggu (11/5/2025).

Hal ini disampaikan Azhar menyusul beredarnya penipuan modus rekrutmen palsu yang menjanjikan pekerjaan di lingkungan PT KAI dengan imbalan tertentu.

"Kami tegaskan KAI tidak pernah melakukan proses rekrutmen melalui surat-menyurat, baik mengirimkan berkas yang dititipkan melalui seseorang ataupun melalui email," tambah dia.

Menurut Ahar, rekrutmen di PT KAI tidak dipungut biaya dan tidak menggunakan sistem refund atau penggantian biaya transportasi maupun akomodasi yang berkaitan dengan proses rekrutmen.

Seluruh proses rekrutmen sepenuhnya menggunakan website resmi e-recruitment.kai.id atau media sosial resmi perusahaan @keretaapikita atau @kai121. Azhar meminta, masyarakat mengabaikan informasi yang tidak bersumber dari situs resmi PT KAI.

"Masyarakat diharapkan lebih teliti dan kritis jika mendapatkan pesan berupa pengumuman rekrutmen. Jika masih ragu, masyarakat juga bisa menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121 untuk mendapatkan informasi resmi tentang perusahaan," tutup Azhar.

Modus Penipuan Rekrutmen KAI

Beberapa modus penipuan yang perlu diwaspadai antara lain penyebaran informasi lowongan kerja palsu lewat pesan berantai WhatsApp dan email. Pesan-pesan ini biasanya menawarkan pekerjaan yang sangat menarik, namun merupakan tipuan.

Modus lain adalah pengiriman surat undangan rekrutmen palsu yang terlihat resmi. KAI menekankan bahwa mereka tidak pernah melakukan rekrutmen melalui surat menyurat, email, atau melalui perantara.

Selain itu, penting untuk diingat bahwa KAI tidak pernah meminta biaya apapun kepada pelamar. Semua informasi resmi terkait rekrutmen, mulai dari tahapan seleksi hingga pengumuman kelulusan, hanya diumumkan melalui website resmi PT KAI. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas sumbernya.

 

Cara Memastikan Informasi Rekrutmen KAI yang Sah

  • Selalu cek informasi rekrutmen KAI melalui website resmi di e-recruitment.kai.id
  • Pantau media sosial resmi perusahaan @keretaapikita atau @kai121_
  • Jangan percaya informasi dari sumber tidak resmi atau perantara
  • Ingat, KAI tidak pernah memungut biaya apapun dari pelamar

Dengan selalu waspada dan teliti, kita dapat bersama-sama mencegah maraknya penipuan rekrutmen yang mengatasnamakan KAI. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat membantu mencegah lebih banyak korban penipuan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya