Brantas Abipraya Bangun Hunian Relokasi Korban Erupsi Gunung Ruang

Brantas Abipraya tengah membangun infrastruktur penunjang hunian relokasi bagi korban erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara.

oleh Ilyas Istianur PradityaDiterbitkan 07 Mei 2025, 13:15 WIB
Brantas Abipraya tengah membangun infrastruktur penunjang hunian relokasi bagi korban erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara.

Liputan6.com, Jakarta PT Brantas Abipraya (Persero), BUMN konstruksi nasional, tengah membangun infrastruktur penunjang hunian relokasi bagi korban erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara.

Proyek ini mencakup tiga lingkup utama: pembangunan Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM), infrastruktur kawasan permukiman, serta sarana dan prasarana pendidikan. Pembangunan dimulai sejak 10 Juli 2024 dan ditargetkan rampung pada 31 Agustus 2025.

Menurut Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, pembangunan ini dilakukan secara terintegrasi dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat, kondisi geografis, dan potensi risiko bencana.

Fasilitas umum seperti jalan, jembatan, tempat ibadah, sekolah, dan taman turut dibangun guna menjamin kenyamanan dan kualitas hidup di lokasi relokasi.

Infrastruktur Air Bersih, Permukiman, dan Fasilitas Sosial Diperkuat

Dalam lingkup pekerjaan SPAM, Brantas Abipraya membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 10 liter per detik. Proyek ini meliputi pemasangan jalur transmisi dan distribusi, pengadaan PLTS atap, serta penataan lanskap kawasan.

Sementara itu, untuk pengembangan kawasan permukiman, perusahaan ini membangun dua unit gereja tipe A, tiga unit gereja tipe B, dua balai warga dan puskesmas pembantu, area bermain anak, Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) 3R, lanskap kawasan relokasi, dan tambatan perahu.

Infrastruktur ini menjadi bagian penting untuk menjamin ketersediaan layanan dasar dan sosial bagi masyarakat terdampak.

 

Fasilitas Pendidikan Dibangun Lengkap untuk Anak Korban Bencana

Gunung Raung Erupsi, Tinggi Letusan Capai 2000 Meter (Istimewa)

Untuk mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak di wilayah relokasi, Brantas Abipraya juga membangun sarana dan prasarana sekolah secara menyeluruh.

Fasilitas ini mencakup Taman Kanak-Kanak (TK), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), lengkap dengan interior dan perlengkapan pendukung lainnya.

 

Proyek Pasca Bencana Lainnya

Kantor Pusat Brantas Abipraya (dok: humas)

Sebagai tambahan, Brantas Abipraya juga aktif dalam pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana lainnya, termasuk pembangunan RISHA untuk korban erupsi Gunung Semeru dan pemulihan pascagempa di Cianjur, Jawa Barat.

“Pembangunan ini ditujukan agar hunian relokasi menjadi tempat tinggal yang aman, layak, dan nyaman bagi para penyintas bencana. Ini bagian dari komitmen kami sebagai BUMN untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Dian Sovana.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya