Liputan6.com, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggandeng Ruang Amal Indonesia kembali menggelar Program Amal Vokasi untuk kelompok perempuan di Batang.
CEO Ruang Amal Indonesia, Slamet menjelaskan, program terkait sudah dimulai sejak Juni 2024. Tidak hanya di Batang, program amal vokasi juga pernah digelar di Pekalongan dengan melibatkan lebih dari 260 peserta di mana lebih dari 80% peserta telah diterima kerja di perusahaan di KITB.
Advertisement
"Kami tidak hanya memberikan pelatihan ketrampilan menjahit (skema operator jahit sepatu), program ini juga memberikan pendampingan penempatan kerja di KITB bagi para peserta program dengan target peserta terserap kerja sebanyak 95 persen," kata Slamet dalam keterangan tertulis, Selasa (6/5/2025).
Untuk memastikan target tersebut, Slamet memastikan peserta juga akan mendapatkan pelatihan interview untuk persiapan mengikuti rekrutmen di perusahaan di KITB. Selain program keterampilan, lanjut Slamet, program lainnya yang wajib diikuti peserta adalah program literasi zakat yang meningkatkan kesadaran bagi para penerima manfaat terkait dengan dunia zakat, infak, dan sedekah.
"Ini adalah program kerja sama antara Ruang Amal Indonesia dengan BAZNAS RI ini merupakan salah satu bentuk komitmen bersama dalam upaya melakukan akselerasi pengentasan kemisikinan di Indonesia berbasis pelatihan yang teritegrasi industri," jelas dia.
Dengan pendekatan ini, Slamet meyakini, dana zakat dapat secara nyata dan terukur memberikan kontribusi dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Ikhtiar
Senada dengan itu, Direktur Pendayagunaan dan Penyalurann UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo menyampaikan, kegiatan pelatihan vokasi adalah salah satu ikhtiar untuk bisa menyaring SDM yang terampil dan tersertifikasi dan nantinya akan jadi bagian dari pengembangan kawasan industri di Batang.
"Program Kolaborasi antara BAZNAS RI dengan Ruang Amal Indonesia serta Kawasan Industri Terpadu Batang akan menjadi program yang berkelanjutan sehingga bisa membangun ekonomi masyarakat di sekitarnya," ungkap Eka.
Sebagai informasi, pelatihan pada kali ini digelar di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) pada 5-10 Mei 2025 dan diikuti oleh 50 perempuan dari berbagai daerah di Kabupaten Batang.