Tahu Tempe Aman Dikonsumsi Pasien Asam Urat, Makanan Apa yang Perlu Dihindari? 

Selain tahu dan tempe, ini beberapa makanan lain yang aman dikonsumsi pasien asam urat.

oleh Ade Nasihudin Al AnsoriDiterbitkan 05 Mei 2025, 16:00 WIB
Pekerja memotong tahu yang baru dicetak, di sebuah industri tahu rumahan di pinggiran Jakarta, Rabu (10/7/2019). Karena populernya, tahu menjadi bagian tak terpisahkan yang ditemui di tempat makan berbagai tingkat sosial di Indonesia, bersama-sama dengan tempe. (AP Photo/Tatan Syuflana)

Liputan6.com, Jakarta - Tahu dan tempe adalah makanan dari kacang kedelai yang aman dikonsumsi oleh pengidap asam urat.

“Makanan yang aman dikonsumsi (pasien asam urat), prioritaskan makanan dengan kadar purin rendah seperti sumber protein nabati seperti tahu, tempe, edamame, dan lentil,” kata dokter spesialis gizi klinik RS EMC Alam Sutera, dr. Vetinly, M. Gizi, Sp.GK, AIFO-K mengutip laman resmi EMC, Senin (5/5/2025).  

Selain tahu dan tempe, beberapa makanan lain yang aman dikonsumsi pasien asam urat adalah:

Sayuran Rendah Purin  

Sayuran rendah purin contohnya wortel, labu kuning, terong, mentimun, dan bayam (batasi ½ mangkok per hari).  

Buah-Buahan  

Buah-buahan yang aman dikonsumsi pasien asam urat contohnya ceri, pisang, apel, jeruk, dan stroberi.  

Produk Susu Rendah Lemak  

Produk susu rendah lemak contohnya susu skim, yoghurt rendah lemak, dan keju cottage.

Sebaliknya, ada pula makanan-makanan yang sebaiknya dihindari oleh pasien asam urat yakni:

Daging Merah dan Jeroan  

Menurut Vetinly, beberapa yang termasuk daging merah dan jeroan adalah daging sapi, daging angsa, burung dara, kambing, hati, ginjal, otak, dan limpa

“Jeroan adalah makanan yang mengandung purin yang sangat tinggi dibandingkan makanan lain,” jelas Vetinly. 

 

 

 

Seafood Tertentu  

Seafood tertentu juga perlu dihindari seperti ikan teri, sarden, makarel, kerang, udang, dan tuna kaleng.  

“Beberapa makanan laut seperti teri, sarden, kerang, udang, dan makarel mengandung purin yang sangat tinggi. Dengan kadar purin di dalam tubuh, kadar asam urat darah dapat dengan cepat meningkat pada 24-28 jam setelah makan.

Minuman dan Makanan Manis  

Minuman dan makanan manis juga tidak direkomendasikan untuk pasien asam urat. Termasuk minuman yang bersoda, jus kemasan, sirup fruktosa tinggi, dan makanan manis seperti kue manis.  

“Fruktosa meningkatkan produksi asam urat dan menghambat ekskresinya.”  

Alkohol  

Berbagai jenis minuman keras juga perlu dihindari termasuk bir dan wine. 

 

 

Mengenal Asam Urat

Asam urat adalah kondisi yang terjadi ketika kadar asam urat (uric acid) dalam darah terlalu tinggi, menyebabkan kristal menumpuk di sendi dan memicu nyeri hebat.

Salah satu faktor utama pemicu asam urat adalah konsumsi makanan tinggi purin senyawa alami yang dipecah menjadi asam urat oleh tubuh. Bagi pasien asam urat, mengatur pola makan adalah kunci untuk mencegah kekambuhan.

Menurunkan asam urat tinggi memerlukan komitmen untuk menerapkan gaya hidup sehat secara konsisten.

“Jika Anda merasa perlu mendapatkan pemeriksaan kesehatan atau panduan lebih lanjut, konsultasikan dengan dokter spesialis gizi di RS EMC Alam Sutera untuk mendukung perjalanan Anda menuju kualitas hidup yang lebih baik,” pungkas Vetinly.

Infografis Manfaat Berjalan Kaki Bagi Kesehatan. Source: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya