Cerita Pabrik Kalsium di Blora Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal, Sempat Berniat Bangun Fasilitas di Rembang

Ada cerita yang tidak banyak diketahui masyarakat Blora. Awalnya, pabrik kalsium yang berdiri di balik bendera PT Pentawira Agraha Sakti ini berniat membangun fasilitas produksi di Kabupaten Rembang.

oleh Ahmad AdirinDiterbitkan 14 Mei 2025, 21:00 WIB
Pabrik kalsium milik PT Pentawira Agraha Sakti yang berlokasi di Jl Blora - Cepu KM 13, Desa Jiken, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. (Liputan6.com/Ahmad Adirin)

Liputan6.com, Blora - Di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tepatnya di Desa Jiken, Kecamatan Jiken, terdapat sebuah perusahaan yang menyerap banyak tenaga kerja lokal. Kebanyakan orang sekitar menyebut itu adalah pabrik kalsium.

Ada cerita yang tidak banyak diketahui masyarakat Blora. Awalnya, pabrik kalsium yang berdiri di balik bendera PT Pentawira Agraha Sakti ini berniat membangun fasilitas produksi di Kabupaten Rembang. Namun berkat inisiatif warga asli Blora bernama Raman, arah pembangunan dialihkan ke tanah kelahirannya.

“Awalnya maunya di Rembang. Terus Pak Ramuji komunikasi dengan saya, terus tak tarik ke sini,” ujarnya yang kini dipercaya untuk menjabat sebagai Legal PT Pentawira Agraha Sakti, saat diwawancarai Liputan6.com, ditulis Rabu (14/5/2025).

Keputusan itu didorong oleh kondisi realitas sosial di Kabupaten Blora, terutama tingginya angka pengangguran.

“Supaya nanti ada pabrik, terus bisa menyerap tenaga kerja. Semisal nanti (tenaga kerja) bisa sekitar 800 sampai 1.000 orang,” ujar Raman.

Lebih dari sekadar fasilitas industri, kehadiran pabrik kalsium ini dinilai akan memacu geliat ekonomi lokal. Keberadaannya yang jauh dari permukiman penduduk juga dinilai strategis dan minim dampak sosial.

“Kalau ada warung kopi ya laris. Ini sangat menguntungkan sekali,” katanya.

Raman meyakini, bisnis kecil seperti warung, toko sembako, hingga bengkel akan bermunculan seiring beroperasinya pabrik. Dikatakannya bahwa produksi kalsium dari pabrik ini juga akan menyasar berbagai sektor industri, dari kertas, cat, hingga kosmetik.

Pengiriman produknya sendiri dilakukan sampai ke luar Pulau Jawa, dan menjadikan pabrik di Blora ini sebagai salah satu titik distribusi bahan baku penting di Indonesia.

Pihak perusahaan juga mengklaim telah mengantongi berbagai izin resmi. Mulai dari dokumen lingkungan berupa SPPL (Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan), surat pernyataan mandiri, hingga perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), semuanya disebut sudah dipenuhi.

“Sudah komplit dengan K3-nya, terus surat pernyataan mandiri, terus dokumen lingkungan sudah terbit dari SPPL-nya,” ujarnya 2023 silam.

 

Bupati Blora Buka 'Karpet Merah' untuk Para Investor

Bupati Blora Arief Rohman saat diwawancarai Liputan6.com di rumah dinasnya. (Liputan6.com/Ahmad Adirin)

Menurut pengakuan Bupati Blora, Arief Rohman, kepada awak media ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mendorong para investor siapapun dan dari manapun yang ingin masuk di daerahnya.

Bupati Blora yang akrab disapa Gus Arief ini bahkan menyatakan, pihaknya membuka 'karpet merah' untuk para investor. Ketika itu, dirinya menjanjikan kemudahan perizinan dan kesiapan infrastruktur pendukung seperti air bersih, listrik, dan jalan akses menuju lokasi industri.

“Kalau ada yang mempersulit, laporkan ke saya,” ujar Arief tegas saat ditemui di rumah dinasnya pada Juni 2022 silam.

Pabrik kalsium ini saat awal berdiri sempat mendapat sorotan terkait isu lingkungan dan tudingan bahwa aktivitasnya masuk dalam kategori industri kimia. Namun, Raman membantah keras tudingan itu.

Ia menegaskan bahwa bahan baku yang digunakan sepenuhnya berasal dari alam, seperti batu kapur yang disemprot air untuk membersihkan tanahnya.

“Salah besar itu. Karena bahannya dari alami,” tegasnya.

Menariknya, limbah dari proses tersebut dianggap justru mengandung unsur P2O5, yang bisa dimanfaatkan sebagai alternatif pospat untuk pupuk pertanian.

“Daripada pupuk kimia yang mahal dan sulit dicari, ini bisa bantu petani,” ucap Raman.

Terkait bahan bakar, pabrik kalsium di Jiken ini disebut tidak menggunakan batubara. Melainkan dengan menggunakan gas yang dinilai lebih bersih dan ramah lingkungan.

“Kebetulan dari sini deket sumber gasnya,” katanya

Ia juga menjamin bahwa proses produksi tidak akan menimbulkan asap, hanya kemungkinan debu di jalan yang akan diatasi dengan penyiraman rutin.

Dalam hal ketenagakerjaan, PT Pentawira menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan warga lokal. Saat ini, sekitar 168 tenaga kerja yang terlibat berasal dari Blora dan sekitarnya, termasuk dari kecamatan Jepon, Bogorejo, dan desa-desa di sekitar Jiken.

“Tenaga kerja yang dibawa dari PT itu sangat kecil. Malahan bisa dikatakan 80 persen lebih dari warga lokal,” ujar Raman saat diwawancarai lagi pada Rabu (14/5/2025).

 

Dukungan Keamanan dari Kepolisian

Pihak Polres Blora ketika berkunjung silaturahmi ke pabrik kalsium PT Pentawira Agraha Sakti yang berlokasi di Jl Blora - Cepu KM 13, Desa Jiken, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. (Liputan6.com/Ahmad Adirin)

Adapun pihak kepolisian turut mendukung iklim investasi yang kondusif. Polres Blora menggelar Operasi Aman Candi 2025, untuk memberantas aksi premanisme yang bisa mengganggu kegiatan usaha. Kegiatan ini berlangsung selama 20 hari, mulai 12 hingga 31 Mei 2025.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, menyatakan operasi ini bertujuan menciptakan rasa aman bagi para investor dan pelaku usaha.

“Kalau ada yang mengaku-ngaku dari ormas atau melakukan pemerasan, segera laporkan ke polisi,” tegasnya.

 

Akan Buka Pabrik Baru

Legal PT Pentawira Agraha Sakti, Raman (kiri) dan Humas PT Pentawira Agraha Sakti, Tari (kanan) saat diwawancarai di lokasi pabrik. (Liputan6.com/Ahmad Adirin)

Adapun, Tari selaku Humas PT Pentawira Agraha Sakti berharap masyarakat dan berbagai pihak bisa terus mendukung pendirian pabrik ini. Ia menegaskan bahwa komunikasi antara perusahaan dan warga akan terus dijaga. Bila ada kendala, dirinya siap menjadi jembatan.

“Jadi saat ini apabila ada permasalahan itu saya selaku humas yang dihubungi. Kemudian nanti kalau saya tidak memberikan penjelasan gamblang saya akan sampaikan ke pimpinan selaku pemilik pabrik,” ujarnya saat ditemui.

Tak berhenti pada pabrik kalsium, dikabarkan bahwa PT Pentawira Agraha Sakti bahkan berencana mengembangkan industri lanjutan di kawasan tersebut.

"Ini luar biasa dan yang saya tunggu-tunggu. Jadi Setelah pembakaran kapur berhasil berjalan, perusahaan berencana membangun pabrik plastik dan pabrik karung," tutupnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya