Liputan6.com, London - Lima orang pria telah ditangkap atas dugaan tindak pidana terorisme sebagai bagian dari penyelidikan dugaan rencana untuk menargetkan tempat tertentu, kata polisi.
Empat warga negara Iran -- dua berusia 29 tahun, satu berusia 40 tahun, dan satu berusia 46 tahun -- ditangkap di berbagai lokasi di Inggris pada hari Sabtu sebagai bagian dari operasi antiteror yang direncanakan sebelumnya, kata Polisi Metropolitan.
Advertisement
Kewarganegaraan dan usia pria kelima masih ditetapkan, tambahnya.
Polisi Metropolitan mengatakan, petugas sedang bekerja untuk menetapkan potensi motivasi dan mengidentifikasi apakah mungkin ada risiko lebih lanjut bagi publik, dikutip dari laman BBC, Minggu (4/5/2025).
Lokasi yang terkena dampak yang tidak disebutkan namanya, telah diberitahu dan didukung oleh polisi, tambahnya.
Dikatakan bahwa mereka tidak dapat memberikan informasi lebih lanjut saat ini karena alasan operasional.
Kepolisian mengatakan seorang pria berusia 29 tahun ditangkap di daerah Swindon, seorang pria berusia 29 tahun ditangkap di daerah Stockport, seorang pria berusia 46 tahun ditangkap di London barat, dan seorang pria berusia 40 tahun ditangkap di daerah Rochdale.
Mereka ditahan berdasarkan Undang-Undang Terorisme Inggris.
Pria kelima ditangkap di daerah Manchester berdasarkan Undang-Undang Kepolisian dan Bukti Pidana (Pace).
Kelima orang tersebut ditangkap atas dugaan persiapan aksi teroris. Mereka masih dalam tahanan polisi.
Sebagai bagian dari penyelidikan, petugas melakukan penggeledahan di sejumlah alamat di daerah Greater Manchester, London, dan Swindon.
Penyelidikan dipimpin oleh komando kontraterorisme Met, didukung oleh petugas dari Kepolisian Greater Manchester dan Kepolisian Wiltshire, serta petugas kontraterorisme dari seluruh negeri.
"Penyelidikan masih dalam tahap awal dan kami sedang menjajaki berbagai jalur penyelidikan untuk menetapkan potensi motivasi serta mengidentifikasi apakah mungkin ada risiko lebih lanjut bagi masyarakat terkait masalah ini," kata Komandan Dominic Murphy, kepala komando kontraterorisme Met.
"Kami memahami bahwa masyarakat mungkin khawatir dan seperti biasa, saya meminta mereka untuk tetap waspada dan jika mereka melihat atau mendengar sesuatu yang mengkhawatirkan mereka, segera hubungi kami."