Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyatakan partainya siap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga dua periode.
"Sejak munas (musyawarah nasional) sudah saya pidato bahwa kami mengawal pemerintahan Pak Prabowo sama Mas Gibran sampai selesai. Sampai selesainya kapan? Sampai selesai. Pak Prabowo mau selesainya kapan, itu selesai. Kalau mau dua periode, mau berapa, kita bicarakan, enggak ada masalah. Enggak perlu meragukan," kata Bahlil Lahadalia, Kamis (1/5/2025) dilansir Antara.
Advertisement
Bahlil mengklaim bahwa Prabowo merupakan kader Golkar, meski saat ini menjabat sebagai ketua umum Partai Gerindra. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menyatakan keluarga besar Partai Golkar akan senantiasa mengawal pemerintahan Prabowo Subianto.
"Kamu tahu bahwa Pak Prabowo itu betul Ketua Umum Gerindra, kader Gerindra, tapi beliau itu awalnya adalah kader Golkar. Beliau adalah alumni Golkar. Kami sebagai keluarga besar Partai Golkar akan menjaga beliau sampai kapan pun dan di mana pun," ujar Bahlil.
Sebelumnya, Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra di Hambalang, Bogor, Kamis (13/2/2025), memutuskan mendukung Prabowo Subianto untuk kembali mencalonkan diri sebagai presiden pada Pilpres 2029.
"Kongres meminta Pak Prabowo agar bersedia maju kembali sebagai calon presiden pada Pilpres 2029. Beliau menjawab, insyaallah, namun meminta waktu untuk menyelesaikan tugasnya sebagai presiden dan memenuhi janji kepada rakyat," kata Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani saat ditemui di Hambalang.
PAN Dukung Prabowo Maju Pilpres 2029
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan alias Zulhas menyatakan, partainya sudah memastikan akan mendukung Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju di periode keduanya melalui Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mendatang.
"Saya juga sampaikan kepada Pak Prabowo, yang penting pak partai saya besar. Itu yang paling penting, kalau capres (calon presiden) silakan," kata Zulhas dalam sambutannya di acara halalbihalal PAN, Jakarta, Minggu (20/4/2025).
Namun, untuk posisi calon wakil presiden (cawapres), Zulhas menyatakan ia meminta partainya dilibatkan dan diperhitungkan. Sebab PAN, menurutnya, adalah partai besar.
“Kalau wapres kita bicara, iya kan? Kita bicara, gitu. Jadi lihat kekuatan kita seperti ini yang terlihat saja saudara saksikan,” ujar Zulhas.
Zulhas juga mengingatkan para kadernya untuk berlomba menjadi yang terbaik agar bisa menjadi cawapres, namun tidak boleh sampai bertengkar. Sebab, tujuan utama adalah PAN bisa menjadi partai empat besar.
“Tujuan kita bukan ingin bertengkar. Kalau ada yang pengin wapres silakan saja. Buat saya yang paling penting Partai Amanat Nasional jadi empat besar, itu yang penting. Itu sudah menjadi tekad saya dan tekad kita semua,” kata Zulhas.
Didukung Maju Pilpres 2029, Prabowo: Nantilah Itu, Kita Kerja Dulu untuk Rakyat
Presiden Prabowo Subianto menanggapi soal dirinya kembali didukung Partai Amanat Nasional (PAN) untuk kembali maju pada pemilihan presiden (pilpres) 2029. Prabowo mengatakan saat ini ingin fokus bekerja terlebih daulu untuk rakyat.
"Ah, nantilah itu ya," kata Prabowo Subianto kepada wartawan di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (22/4/2025). "Kita kerja dulu untuk rakyat ya," sambungnya.