Liputan6.com, Jakarta Dul Jaelani, putra dari musisi ternama Ahmad Dhani, memiliki prinsip yang kuat dalam menghargai hak cipta. Meskipun mereka adalah ayah dan anak, Dul selalu meminta izin kepada Ahmad Dhani sebelum membawakan lagu-lagu ciptaannya. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya bagi Dul untuk menghormati karya seni yang telah diciptakan oleh ayahnya. Dalam sebuah wawancara, Dul menegaskan, 'Izin. Aku selalu izin sih,' yang menunjukkan komitmennya terhadap etika bermusik.
Sejak kecil, Dul telah diajarkan oleh Ahmad Dhani mengenai pentingnya adab dalam dunia musik. Ia mengatakan, 'Ayah selalu ngajarin aku adab soal menghargai pencipta lagu,' yang mencerminkan nilai-nilai yang ditanamkan oleh sang ayah. Dul berkomitmen untuk menerapkan prinsip tersebut dalam karier musiknya, termasuk saat ia membawakan lagu-lagu yang bukan untuk tujuan komersial.
Advertisement
Salah satu contoh nyata dari sikap menghargai hak cipta ini terlihat ketika Dul meng-cover lagu 'Bangun Tidur' milik mendiang Mbah Surip. Meskipun proyek tersebut tidak bersifat komersial, ia tetap meminta izin dan membayar haknya. 'Aku pernah cover lagu almarhum mbah Surip yang 'Bangun Tidur', recycle non komersil pun aku izin dan bayar juga,' ujar Dul. Dengan demikian, Dul tidak hanya mengikuti nasihat ayahnya, tetapi juga menjadi contoh bagi musisi muda lainnya.
Pentingnya Menghargai Hak Cipta dalam Musik
Dalam industri musik, hak cipta merupakan hal yang sangat penting. Dul Jaelani memahami hal ini dan selalu berusaha untuk menghormati karya orang lain. Ia menyatakan, 'Jadi mau lagu ayah, pasti aku izin,' menegaskan bahwa meskipun ia memiliki hubungan keluarga yang dekat dengan Ahmad Dhani, ia tetap mematuhi aturan yang ada.
Ahmad Dhani, yang dikenal vokal dalam menyuarakan isu hak cipta, juga sering mengingatkan para musisi untuk menghargai karya pencipta lain. Dengan seringnya ia mengkritik penyanyi yang tidak meminta izin atau memberikan royalti kepada pencipta lagu, Dhani berusaha untuk menciptakan kesadaran akan pentingnya perizinan dalam industri musik.
Hal ini menjadi semakin relevan di tengah maraknya kasus pelanggaran hak cipta. Dul juga menambahkan, 'Ke label-label misal mau bawain lagu 'Bento' pasti aku izin dulu,' yang menunjukkan bahwa ia tidak hanya menghargai hak cipta ayahnya, tetapi juga karya musisi lain.