Liputan6.com, Jakarta Xabi Alonso, pelatih Bayer Leverkusen dan mantan pemain Real Madrid, kembali menjadi sorotan setelah rumor dirinya akan menggantikan Carlo Ancelotti di Santiago Bernabeu. Rumor ini mencuat setelah Real Madrid tersingkir dari Liga Champions.
Real Madrid kemungkinan akan mendepak Ancelotti akhir musim ini. Alonso dinilai sosok yang tepat untuk menjadi penggantinya. Pria Spanyol itu bisa membawa gairah baru untuk Los Blancos.
Advertisement
Sejak Januari 2025, spekulasi mengenai Alonso sebagai penerus Ancelotti sebenarnya sudah berhembus. Meskipun Real Madrid dikabarkan telah melakukan pendekatan, Alonso konsisten menolak berkomentar langsung. Ia menekankan komitmennya terhadap Bayer Leverkusen dan menyelesaikan musim ini dengan baik.
Pertemuan perwakilan Real Madrid dengan Alonso di Valdebebas, tempat latihan Real Madrid, semakin memperkuat rumor ini, namun Alonso tetap pada pendiriannya.
CEO Leverkusen juga menyatakan keyakinannya bahwa Alonso akan tetap melatih Leverkusen musim depan. Namun, tekanan bagi Real Madrid untuk segera mencari pengganti Ancelotti cukup besar. Klub raksasa Spanyol itu ingin pelatih baru sebelum Piala Dunia Antarklub musim panas ini.
Jawaban Xavi Alonso Soal Ketertarikan Real Madrid
Isu ketertarikan Real Madrid ini langsung ditanggapi Xavi Alonso. Eks pemain Liverpool itu menegaskan masih fokus bersama Leverkusen. Dia enggan membahas speskulasi masa depannya. Alonso ingin menyelesaikan musim 2024/2025 sebaik mungkin.
"Bukan saat yang tepat membicarakan masa depanku. Kami lagi memasuki fase yang sangat penting musim ini," kata Alonso di BBC Sport.
"Sata tidak ingin mengomentari soal spekulasi dan rumor. Saya tahu rumor seperti ini selalu ada, tapi yang terpenting buatku adalah apa yang ada sekarang ini."
Kiprah Xavi Alonso di Leverkusen
Xabi Alonso menarik perhatian Real Madrid usia menggebrak bersama Leverkusen. Pria 43 tahun itu sukses besar di Bundesliga. Musim lalu Xabi membawa Leverkusen menjadi juara Bundesliga dengan tidak tersentuh kekalahan.
Leverkusen secara mengejutkan bisa menghentikan dominasi Bayern Munchen di Bundesliga. Di Leverkusen, Xabi Alonso menyulap klub menjadi sangat dominan. Xabi meraih 87 kemenangan dari 135 pertandingan. Leverkusen hanya kalah 18 kali.