Gempa Hari Ini Jumat 4 April 2025 Goyang Cilacap, Terasa hingga Yogyakarta, Jatim, dan Jabar

Gempa magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada Jumat (4/4/2025) siang. Getaran terasa cukup kuat hingga wilayah Bantul, Cilacap, dan Pangandaran. BMKG memastikan gempa tersebut tak berpotensi tsunami.

oleh Nafiysul QodarDiterbitkan 04 April 2025, 19:01 WIB
Gempa Cilacap pada 4 April 2025. (Foto: BMKG)

Liputan6.com, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 menggoyang wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada hari ini, Jumat, 4 April 2025, pukul 13.59 WIB siang tadi. Hingga pukul 18.30 WIB, tercatat hanya ada satu gempa tersebut yang mengguncang wilayah Indonesia pada hari ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, pusat gempa berada di laut, sekitar 75 kilometer Tenggara Cilacap, dengan kedalaman 64 kilometer.

Gempa dengan kedalaman 10 km tersebut getarannya dirasakan di sejumlah wilayah di Jawa Tengah, bahkan meluas hingga Provinsi DI Yogyakarta, Jawa Timur (Jatim), dan Jawa Barat (Jabar). 

Meski menimbulkan kekhawatiran, BMKG memastikan bahwa gempa yang berpusat di laut tersebut tidak berpotensi tsunami.

Menurut analisis BMKG, gempa ini disebabkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia di bawah Lempeng Eurasia. Mekanisme sesar turun kombinasi mendatar (oblique normal fault) menjadi penyebab utama guncangan yang terjadi.

Meskipun kekuatan gempa tergolong menengah, namun dampaknya cukup terasa di beberapa daerah. Warga di sejumlah daerah seperti Cilacap, Kebumen, Bantul, Pacitan, dan Pangandaran melaporkan merasakan getaran gempa dengan intensitas yang bervariasi.

Analisis BMKG Terhadap Gempa Cilacap

Ilustrasi Gempa (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Dirtektur Gempa dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, gempa bumi yang terjadi di wilayah Cilacap merupakan jenis gempa menengah akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempeng Eurasia.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan sesar turun dengan kombinasi mendatar (oblique normal fault)," katanya.

Hal ini menunjukkan jenis gempa menengah akibat aktivitas subduksi lempeng. Lokasi episenter dan kedalaman hiposenter menjadi faktor penentu kekuatan dan jangkauan gempa.

BMKG juga memastikan bahwa gempa Cilacap tidak berpotensi tsunami. "Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempa bumi tektonik menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami," kata Daryono. Pernyataan ini tentu saja meredakan kekhawatiran masyarakat akan potensi bencana susulan yang lebih besar.

Hingga beberapa saat setelah gempa utama, BMKG belum mendeteksi adanya gempa susulan (aftershock). Meskipun demikian, masyarakat tetap diimbau untuk waspada dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi atau hoaks.

Dampak Gempa dan Imbauan kepada Masyarakat

BNPB bersama sejumlah elemen dan relawan menggelar simulasi evakuasi mandiri bencana gempa di Kawasan Kota Tua, Jakarta. (merdeka.com/Imam Buhori)

Getaran gempa dirasakan di beberapa wilayah di Jawa Tengah dan sekitarnya, termasuk Cilacap, Kebumen, Bantul, dan Pacitan. Intensitasnya bervariasi, dengan skala III MMI di beberapa daerah dan II-III MMI di daerah lain. Meskipun getaran cukup terasa, kebanyakan warga melaporkan tidak mengalami kepanikan yang berlebihan.

BPBD Kabupaten Cilacap telah melakukan pemantauan dampak gempa dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyebarkan berita hoaks dan menghindari bangunan yang terlihat rusak. Langkah antisipasi ini penting untuk mencegah kepanikan dan memastikan keselamatan warga.

Meskipun tidak ada kerusakan signifikan yang dilaporkan, masyarakat tetap diimbau untuk waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Penting untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal dan memastikannya aman sebelum kembali ke dalam rumah.

Informasi Teknis Gempa Cilacap

Gempa Magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Cilacap Jateng, Jumat (4/4/2025), pukul 13.59.48 WIB. (Liputan6.com/ Dok BMKG)

Berikut beberapa informasi teknis terkait gempa Cilacap yang perlu diketahui:

  • Waktu Gempa: Jumat, 4 April 2025, pukul 13.59 WIB
  • Magnitudo: 5,0 dan memiliki parameter update magnitudo 4,9
  • Kedalaman: 64 km
  • Lokasi Episenter: 75 km Tenggara Cilacap, Jawa Tengah
  • Mekanisme Gempa: Sesar turun kombinasi mendatar (oblique normal fault)
  • Intensitas Gempa: III MMI (Cilacap dan Kebumen, Jawa Tengah; serta Bantul, DIY), II-III MMI (Purbalingga, Jateng; dan Pacitan, Jatim), II MMI (Pangandaran, Jabar)
  • Potensi Tsunami: Tidak berpotensi tsunami

 

Informasi ini penting untuk dipahami agar masyarakat dapat lebih waspada dan siap menghadapi potensi gempa bumi di masa mendatang. Selalu perhatikan informasi resmi dari BMKG dan BPBD setempat.

Tentang Skala MMI

Sejumlah siswa berlindung di bawah meja saat simulasi bencana gempa dan tsunami di sebuah sekolah di Banda Aceh, Aceh, Rabu (9/10/2019). Simulasi dilakukan karena Aceh merupakan daerah rawan kedua bencana tersebut dan turut merusak bangunan sekolah. (Photo by CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP)

Adapun Skala MMI (Modified Mercalli Intensity) digunakan untuk mengukur dampak gempa berdasarkan efek yang dirasakan oleh manusia dan bangunan. Skala ini berbeda dengan skala magnitudo yang mengukur kekuatan gempa di pusatnya. Berikut penjelasan singkat beberapa skala MMI:

  • Skala I MMI: Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.
  • Skala II MMI: Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
  • Skala III MMI: Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
  • Skala IV MMI: Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi.
  • Skala V MMI: Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang, dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya