51 Orang Tewas dan 380.000 Keluarga Terdampak Banjir, Bolivia Tetapkan Kondisi Darurat

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 27 Maret 2025, 17:00 WIB
51 Orang Tewas dan 380.000 Keluarga Terdampak Banjir, Bolivia Tetapkan Kondisi Darurat
Pemerintah Bolivia menetapkan keadaan darurat untuk menangani banjir yang disebabkan oleh hujan lebat yang telah menyebabkan 51 orang tewas. Presiden Luis Arce mengatakan bahwa sekitar 380.000 keluarga telah terdampak oleh bencana ini di sembilan wilayah Bolivia. Tim penyelamat gabungan bersama ribuan tentara telah dikerahkan di seluruh wilayah Bolivia untuk membantu mendistribusikan bantuan ke daerah-daerah yang terdampak parah. Keadaan darurat banjir Bolivia memungkinkan pemerintah memobilisasi lebih banyak personel untuk operasi penyelamatan, serta mempercepat pembelian peralatan.
Foto udara Puerto Pailas setelah Sungai Cotoca meluap di wilayah Santa Cruz, Bolivia, pada 26 Maret 2025. (RODRIGO URZAGASTI/AFP)
Pemerintah Bolivia menetapkan keadaan darurat untuk menangani banjir yang disebabkan oleh hujan lebat yang telah menyebabkan 51 orang tewas. (RODRIGO URZAGASTI/AFP)
Presiden Luis Arce mengatakan bahwa sekitar 380.000 keluarga telah terdampak oleh bencana ini di sembilan wilayah Bolivia. (RODRIGO URZAGASTI/AFP)
Tim penyelamat gabungan bersama ribuan tentara telah dikerahkan di seluruh wilayah Bolivia untuk membantu mendistribusikan bantuan ke daerah-daerah yang terkena dampak parah. (RODRIGO URZAGASTI/AFP)
Keadaan darurat banjir Bolivia memungkinkan pemerintah setempat memobilisasi lebih banyak personel untuk operasi penyelamatan, serta mempercepat pembelian peralatan. (RODRIGO URZAGASTI/AFP)
Alliance for Global Water Adaptation mengatakan dalam sebuah laporan bahwa perubahan iklim memperparah kerentanan air Bolivia serta meningkatkan frekuensi dan tingkat keparahan kekeringan dan banjir. (RODRIGO URZAGASTI/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya