Tak Cuma Atlet, IESPA Ingin Game Esports Lokal Berjaya di Luar Negeri

Indonesian Esports Association (IESPA) ingin game esports Indonesia juga bisa menembus level internasional pada tahun 2025 ini.

oleh ThomasDiperbarui 24 Maret 2025, 20:00 WIB
Bukber IESPA

Liputan6.com, Jakarta- Indonesian Esports Association (IESPA) membuat terobosan untuk membantu pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Tak cuma melahirkan atlet-atlet esports berkualitas dunia yang mampu mengibarkan Merah-Putih di ajang internasional, IESPA juga bertekad membangun industri game lokal yang bisa menembus dunia internasional.

"IESPA tak ingin Indonesia menjadi negara konsumtif game tetapi harus produktif terkait perkembangan teknologi. Selain terus mencetak atlet berkualitas yang berprestasi internasional yang bisa membawa harum nama bangsa dan negara, pengembangan industri game lokal harus terbangun dengan baik sehingga bisa bersaing di kancah dunia sekaligus menggerakkan perekonomian Indonesia ke depan," kata Ketua Umum IESPA Ibnu Riza Pradipto dalam acara buka puasa sekaligus peresmian Kantor IESPA di Jalan Duren Tiga Jakarta Selatan, Minggu (23/3/2025).

Hadir juga dalam acara peresmian Kantor IESPA itu Wakil Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat Republik Indinesia (MPR RI) Muhammad Akbar Supratman, Utusan Khusus Presiden H Ahmad Ridha Sabana dan Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono yang juga Ketua Dewan Pembina IESPA Diaz Hendropriyono.

Keinginan IESPA membangun industri game lokal ini, kata Ibnu, panggilan karibnya, bukan hanya memicu generasi milenial lebih kreatif tetapi juga menghasilkan devisa negara sekaligus membuka banyak lapangan pekerjaan.

"Saatnya IESPA yang selama ini menjadi pelopor peningkatan prestasi olahraga Esports juga menjadi pelopor industri game lokal menuju pentas dunia," kata Ibnu.

Terobosan ini langsung mendapatkan apresiasi dari Diaz Hendropriyono. "Tak terasa saya sudah 7 tahun bersama IESPA dan perkembangan prestasi Esports Indonesia cukup menggembirakan. Saya berharap tradisi medali emas yang sudah diraih bisa dipertahankan dan juga ditingkatkan pada SEA Games Thailand 2025. Dan, saya mengapresiasi terobosan IESPA yang ingin membangun industri game lokal menuju pentas dunia," kata Diaz Hendropriyono.


Keyakinan Young Lex

Sedangkan H Ahmad Ridha Sabana menyatakan siap membantu untuk mewujudkan keonginan IESPA dalam.membangun indistri game lokal. "Tunjukkan Indonesia bisa bersaing dalam industri game dunia. Pemerintah siap memberikan dukungan keinginan IESPA dalam membangun industri game lokal sehingga bisa mendorong perekonomian Indonesia ke depan," katanya.

Lanjut Baca:

Secara terpisah, Ketua Bidang Industri Game Lokal IESPA Young Lex menyatakan kesiapannya dalam melaksanakan keinginan Ibnu untuk membangun industri game lokal menuju pentas dunia. Bahkan, dia yakin industri game lokal bukan hanya bisa bersaing tetapi bisa menguntungkan. "Game yang diproduksi GTA yang menempati peringkat 1 dunia itu diproduksi dengan biaya 237 dolar Amerika Serikat bisa menghasilkan 2,7 miliar dolar AS. Begitu juga Blue Avatar yang memproduksi game menduduki peringkat ke-13 dengan nilai produksi 275 juta dolar bisa menghasilkan 9,7 dolar AS. Potensi ini harus bisa diambil karena kita memang punya tenaga ahli yang punya kemampuan dalam membangun game-game.menarik dan bisa menembus pasar dunia," jelas Young Lex.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya