Liputan6.com, Jakarta: Boleh jadi, pemerintah agak sedikit lega. Swedia tak main-main memeriksa tuntutan hukum Indonesia terhadap Hasan Tiro dan petinggi separatis Gerakan Aceh Merdeka yang telah menjadi warganya. "Kejaksaan Swedia sedang mencari hukum yang dilanggar. Dan ini masih terus berlangsung," ungkap Menteri Negara Urusan Luar Negeri Swedia Hans Dahlren di Jakarta, Kamis (24/7).
Indonesia boleh saja meminta pemerintah Swedia memeriksa para petinggi GAM di sana [baca: Bukti Keterkaitan Hasan Tiro dengan GAM Ditindaklanjuti]. Namun, Indonesia tak bisa meminta pemerintah Swedia mengintervensi proses hukum di sana. Sebab, kejaksaan Swedia independen tanpa bisa dicampuri kepentingan pemerintah. "Kita [pemerintah Swedia] tidak bisa meminta mereka [kejaksaan Swedia] melakukan ini atau itu. Jadi harus ditunggu hasilnya," kata Dahlren.
Juru Bicara Departemen Luar Negeri Marty Natalegawa menyatakan pemerintah Indonesia mendukung proses hukum terhadap pimpinan GAM yang sedang berlangsung di Swedia. Pemerintah juga memberikan penghargaan terhadap Swedia yang telah menanggapi permintaan Indonesia untuk menindak tegas Hasan Tiro dan kawan-kawan. "Yang paling penting proses hukumnya telah bergulir," kata Marty.(AWD/Tim Liputan 6 SCTV)
Indonesia boleh saja meminta pemerintah Swedia memeriksa para petinggi GAM di sana [baca: Bukti Keterkaitan Hasan Tiro dengan GAM Ditindaklanjuti]. Namun, Indonesia tak bisa meminta pemerintah Swedia mengintervensi proses hukum di sana. Sebab, kejaksaan Swedia independen tanpa bisa dicampuri kepentingan pemerintah. "Kita [pemerintah Swedia] tidak bisa meminta mereka [kejaksaan Swedia] melakukan ini atau itu. Jadi harus ditunggu hasilnya," kata Dahlren.
Juru Bicara Departemen Luar Negeri Marty Natalegawa menyatakan pemerintah Indonesia mendukung proses hukum terhadap pimpinan GAM yang sedang berlangsung di Swedia. Pemerintah juga memberikan penghargaan terhadap Swedia yang telah menanggapi permintaan Indonesia untuk menindak tegas Hasan Tiro dan kawan-kawan. "Yang paling penting proses hukumnya telah bergulir," kata Marty.(AWD/Tim Liputan 6 SCTV)