Potret Ribuan Warga Palestina Susuri Koridor Netzarim untuk Kembali ke Gaza Utara

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 27 Januari 2025, 18:10 WIB
Ribuan Warga Palestina Susuri Koridor Netzarim Untuk Kembali ke Gaza UtaraRibuan Warga Palestina Susuri Koridor Netzarim Untuk Kembali ke Gaza Utara
Ribuan warga Palestina pada Senin 27 Januari 2025 pagi waktu setempat berjalan kaki kembali ke wilayah Jalur Gaza utara. Kembalinya warga Palestina ini sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan kelompok milisi Hamas yang mulai berlaku pada 19 Januari 2025 lalu. Melalui jalur pesisir, mulai pukul 7 pagi waktu setempat, ribuan warga Palestina yang mengungsi bergerak menuju Gaza utara. Milisi Hamas mengatakan bahwa kembalinya warga ke Jalur Gaza utara merupakan kemenangan bagi rakyat Palestina. Sebelumnya, militer Israel mengatakan, warga Palestina dapat kembali dengan berjalan kaki menuju Gaza Utara melalui koridor Netzarim dan jalan Al-Rashid mulai pukul 7 pagi waktu setempat.
Orang-orang berjalan di sepanjang Jalan Al-Rashid di wilayah pesisir untuk menyeberangi koridor Netzarim dari Jalur Gaza selatan ke utara pada 27 Januari 2025. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Ribuan warga Palestina pada Senin 27 Januari 2025 pagi waktu setempat berjalan kaki kembali ke wilayah Jalur Gaza utara. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Kembalinya warga Palestina ini sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan kelompok milisi Hamas yang mulai berlaku pada 19 Januari 2025 lalu. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Melalui jalur pesisir, mulai pukul 7 pagi waktu setempat, ribuan warga Palestina bergerak menuju Gaza utara. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Milisi Hamas mengatakan bahwa kembalinya warga ke Jalur Gaza utara merupakan kemenangan bagi rakyat Palestina. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Sebelumnya, militer Israel mengatakan, warga Palestina dapat kembali dengan berjalan kaki menuju Gaza Utara melalui koridor Netzarim dan jalan Al-Rashid mulai pukul 7 pagi waktu setempat. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Suasana haru menyambut kembalinya warga Palestina dari lokasi pengungsian. (Omar AL-QATTAA/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya