Mantan Pelatih Ganda Putra Ungkap Momen Berkesan saat Latih Ahsan/Hendra: Selalu Jadi Panutan

Mantan pelatih ganda putra bulu tangkis Indonesia Herry Iman Pierngadi mengungkap momen berkesan saat melatih pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sebelum pensiun.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 26 Januari 2025, 14:30 WIB
Pelatih bulutangkis ganda putra Indonesia, Herry IP (kiri) dan Aryono Miranat, memberi arahan kepada Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. (Bola.com/Arief Bagus)

Liputan6.com, Jakarta Mantan pelatih ganda putra bulu tangkis Indonesia Herry Iman Pierngadi mengungkap momen berkesan saat melatih pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Sebagaimana diketahui, duet berjuluk The Daddies itu resmi menutup kariernya sebagai atlet badminton usai tampil dalam ajang Indonesia Masters 2025 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Ahsan/Hendra terhenti pada babak 16 besar, Kamis (23/1/2025) lalu, kemudian diundang untuk menghadiri acara perpisahan bertajuk Moment of Honor The Daddies yang digagas panitia penyelenggara, Minggu (26/1/2025) pagi WIB.

Pada momen tersebut, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan mengundang beberapa sosok penting dalam perjalanan kariernya, termasuk Herry IP yang dulunya melatih ganda putra.

Pria berusia 62 tahun yang kini pindah ke Malaysia itu lantas mengungkap kesannya menukangi The Daddies saat masih berkarier di Tanah Air. Menurut dia, pasangan peraih 3 gelar juara dunia merupakan pasangan yang penuh dedikasi dan kedisiplinan.

"Banyak suka dukanya, tetapi melatih seorang Ahsan/Hendra itu buat saya spesial karena dedikasinya, disiplinnya, panutannya, baik di dalam lapangan dan di luar lapangan itu luar biasa," ucap Herry Iman Pierngadi dalam acara perpisahan Ahsan/Hendra di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada Minggu (26/1/2025) pagi WIB.


Herry IP Merasa Banyak Terbantu

Pelatih ganda putra Indonesia, Herry IP (kanan) dan Aryono Miranat, memberi arahan kepada Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan saat berhadapan dengan pasangan Tiongkok, Liu Xiaolong/Qiu Zihan. Minggu (16/8/2015). (Bola.com/Arief Bagus)

Lebih lanjut, Herry Iman Pierngadi juga mengaku dirinya banyak merasa terbantu berkat keberadaan Ahsan/Hendra di skuad ganda putra.

Keteladanan pasangan tersebut menjadi contoh baik buat atlet-atlet muda lain, khususnya di nomor yang sama.

"Saya banyak terbantu oleh Ahsan/Hendra selama menjadi coach mereka dalam mendidik atlet-atlet yang lain," sambung Herry IP di hadapan suporter dan awak media.


Ditutup Laga Ekshibisi

Ekspresi Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, setelah merampungkan laga terakhir di kancah bulutangkis dunia, yaitu pada 16 besar Indonesia Masters 2025, di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2025). The Daddies resmi pensiun dari kancah bulutangkis dunia. (Bola.com/Abdul Azis)

Sementara itu, perpisahan pemungkas Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan ditandai dengan laga ekshibisi di Istora Gelora Bung Karno, Mingug (26/1/2025).

Bak kejutan, mantan pemegang predikat peringkat 1 dunia terlama ganda putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo turun gunung dan ikut bermain di laga tersebut.

Kevin berpasangan dengan atlet Korea Selatan Seo Seung-jae. Momen ini turut diramaikan oleh kehadiran Aryono Miranat dan Herry Iman Pierngadi yang mengambil peran sebagai pelatih masing-masing duo di pinggir lapangan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya