Dianggap Sembunyi dari Publik, CEO Google Ungkap Alasannya

CEO Google Larrry Page tak pernah terlihat tampil di depan publik dalam setahun terakhir. Google dianggap menyembunyikan kondisi Page.

oleh Bayu GalihDiterbitkan 15 Mei 2013, 13:39 WIB
Setahun lalu, Executive Chairman Google Eric Schmidt mengumumkan bahwa Larry Page akan absen dari sejumlah acara Google, walau menjabat sebagai CEO. Saat pendiri Apple Steve Jobs meninggal dunia, tidak hadirnya Larry Page juga dianggap misterius. Google dianggap 'menyembunyikan' kondisi Larry Page.

Tapi Larry Page kemudian mengungkap alasan ketidakhadirannya dalam setahun terakhir. Di akun Google+ miliknya, Page mengungkap bahwa kesehatan menjadi alasan utama. Adapun penyakit yang diidap Larry Page terkait kondisi pita suara.

Dilansir dari laman Time, Rabu (15/5/2013), Page menulis bahwa perjuangan dengan kondisi pita suara yang bermasalah dimulai sejak 14 tahun lalu. Saat itu dokter memvonis pendiri Google ini memiliki masalah di pita suara sebelah kiri.

Dokter tak menyebutkan penyebab masalah pita suara yang dialami Larry Page. Tapi akibat penyakit ini, Larry Page kesulitan dalam berbicara. Suaranya pun terdengar pelan, dan sulit untuk lantang apalagi teriak.

Tahun lalu, penyakit Page juga kambuh saat acara tahunan Google. Karena itu Page hanya duduk mengamati. "Syukurnya, setelah sejumlah perawatan saya bisa melakukan segala hal yang saya perlu lakukan di rumah dan kantor, walaupun suara saya lebih pelan dari sebelumnya," tulis Page.

Menurut BusinessWeek, pria berusia 39 tahun itu bahkan harus menggunakan mikrofon untuk rapat staf di ruangan kecil. Tapi orang terdekat Page mengungkap bahwa penyakit itu bukanlah kanker.

Dalam post di Google+, Page menjelaskan bahwa di 2003 dia pernah didiagnosis mengidap Hashimoto's Thyroiditis. Penyakit ini adalah gangguan pernafasan tahap sedang dari thyroid. Tapi dokter tak menjelaskan apa itu berdampak ke pita suara atau kedua penyakit itu disebabkan virus.

Dalam post itu Page juga mengumumkan akan mendanai program riset di Voice Health Institute, yang dipimpin Dr Steven Zeitels. Ahli bedah laryngeal itu adalah orang yang pernah mengoperasi penyanyi asal Inggris, Adele.

Meski memiliki masalah suara, Larry Page tetap mengungkap optimisme terhadap perannya di Google. "Dan Sergey pun mengatakan saya sebaiknya tetap CEO karena akan mengucapkan kata secara lebih hati-hati," ungkap Page. Sergey yang dimaksud adalah Sergey Brin, rekan Page saat membangun Google. (gal/dew/*)


POPULER

Berita Terkini Selengkapnya