6 Fakta Sorop Film Horor Upi dari Thread Simpleman yang Belum Selesai, Syuting di Banyuwangi Jatim

Film Sorop karya sineas Upi dibintangi Yasamin Jasem, Egi Fedly, dan Ratu Felisha. Film horor ini diadaptasi dari utas viral Simpleman yang belum tuntas.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 23 November 2024, 13:00 WIB
Film Sorop karya sineas Upi dibintangi Yasamin Jasem, Egi Fedly, dan Ratu Felisha. Film horor ini diadaptasi dari utas viral Simpleman yang belum tuntas. (Foto: Dok. MD Pictures)

Liputan6.com, Jakarta Konfigurasi film Indonesia untuk libur Natal dan Tahun Baru mulai tampak jelas. Salah satunya Sorop karya sineas Upi untuk rumah produksi MD Pictures, yang akan tayang mulai 19 Desember 2024.

Film Sorop dengan bintang Yasamin Jasem, Egi Fedly, dan Ratu Felisha diadaptasi dari utas atau thread viral Simpleman yang belum tuntas. Simpleman adalah kreator dari film KKN di Desa Penari.

Upi menjelaskan, lokasi syuting film Sorop di Banyuwangi, Jawa Timur, meski kisahnya berlatar Jawa Tengah. Sorop menandai kali pertama Upi bekerja sama dengan produser Manoj Punjabi.

Manoj Punjabi menyambut hangat kolaborasi dengan Upi. Laporan khas Showbiz Liputan6.com kali ini menghimpun 6 fakta film Sorop yang syuting di Jatim. Sudah nonton trailer dan cek poster resminya?


1. Lokasi Syuting Fresh dan “Unreachable”

Salah satu adegan film Sorop. (Foto: Dok. MD Pictures)

Kepada Showbiz Liputan6.com, Jumat (22/11/2024), Upi menjelaskan lokasi syuting Sorop di Banyuwangi, Jawa Timur. Manoj Punjabi yang tahun ini sukses dengan Ipar Adalah Maut dan Laura tak masalah keluar biaya produksi lebih demi Sorop.

“Upi mau lokasi yang fresh, unreachable. Dapat lokasi rumah yang spesifik, kami sudah diskusi. Kalau sutradara minta hal begitu dan memang dibutuhkan, kenapa tidak,” Manoj Punjabi menjelaskan.

 


2. Alasan Upi Mau Garap Sorop

Upi sutradara film Sorop. (Foto: Dok. Instagram @upirocks)

Upi salah satu sutradara yang jarang mau bikin film berdasarkan novel atau cerita dari medium lain. Kalau pun pernah, My Stupid Boss yang sukses menyerap 3 juta penonton pada 2016. Namun, Sorop adalah pengecualian. Meski belum selesai, premisnya sangat menarik.

“Saya tanya ke Simpleman, ternyata memang dia belum menyelesaikan thread-nya saat itu. Menurut saya justru di situ uniknya. Biasanya diambil dari thread sukses. Ini malah belum selesai. Oh menarik, jadi kita bisa selesiakan di film ini,” Upi membeberkan.

 


3. Naskah Digodok 3 Tahun Lamanya

Salah satu adegan film Sorop. (Foto: Dok. MD Pictures)

Jalan Sorop menuju layar lebar ternyata panjang. Manoj Punjabi mengaku, Sorop digagas sejak 5 tahun lalu. Lobi dan diskusi dengan Upi pun dilancarkan. Sejak awal Manoj Punjabi yakin, Sorop adalah IP (intelectual property) kuat dan bisa diolah jadi film dengan level seram menjanjikan.

Lanjut Baca:

“Kami ngomong sama Upi dari lama. Seingat saya, saat menawari Upi bikin film horor, dia belum pernah. Cerita ini kuat. Kisahnya belum selesai malah jadi menarik. Kita berdiskusi dari 5 tahun lalu dan menggarapnya sekitar 3 tahunan. Prosesnya memang panjang,” ia menuturkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya