5 Pemain Manchester United yang Berpeluang Ditendang Ruben Amorim

Manchester United memasuki era baru dengan penunjukan Ruben Amorim sebagai manajer mereka yang baru. Kedatangan Amorim berpotensi mengubah komposisi tim, dan beberapa pemain Setan Merah mungkin harus bersiap kehilangan tempat di skuad utama.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 11 November 2024, 00:01 WIB
Marcus Rashford merayakan gol bersama Antony di Manchester United. (AP/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United memasuki era baru dengan penunjukan Ruben Amorim sebagai manajer mereka yang baru. Kedatangan Amorim berpotensi mengubah komposisi tim, dan beberapa pemain Setan Merah mungkin harus bersiap kehilangan tempat di skuad utama.

Setelah pemecatan Erik ten Hag pada 28 Oktober 2024 akibat performa buruk di awal musim, Manchester United akhirnya menemukan sosok yang diharapkan dapat mengembalikan tim ke jalur kemenangan. Ruben Amorim, yang sebelumnya sukses di Sporting CP, akan mulai menjalankan tugasnya di Old Trafford pada 11 November 2024, setelah jeda internasional.

Kedatangan Amorim dipastikan akan membawa perubahan signifikan, baik dalam strategi maupun filosofi permainan tim. Banyak pemain yang selama ini menjadi andalan Manchester United mungkin akan kehilangan posisi mereka di skuad utama.

Ruben Amorim dikenal dengan pendekatan permainan menyerang yang mengedepankan intensitas tinggi dan taktik yang berfokus pada mobilitas serta kerja keras. Pemain yang tidak mampu memenuhi standar ini mungkin akan terpinggirkan dari tim utama.

Berikut adalah lima pemain yang diperkirakan akan mengalami pengurangan peran di Manchester United setelah kedatangan Ruben Amorim:


1. Casemiro

Pemain Manchester United, Casemiro, merayakan gol ke gawang Leicester City pada pertandingan babak 16 besar Carabao Cup di Stadion Old Trafford, Kamis (31/10/2024). (AP Photo/Dave Thompson)

Menutup bulan Oktober dengan performa yang cukup baik, Casemiro kini menghadapi tantangan baru seiring kedatangan pelatih baru, Amorim. Penampilan kurang memuaskan saat melawan Liverpool sepertinya menjadi titik awal perubahan nasibnya di klub.

Dalam skema permainan yang diusung Amorim, beberapa pemain muda seperti Kobbie Mainoo dan Manuel Ugarte, serta veteran seperti Christian Eriksen, kemungkinan besar akan menjadi pilihan utama untuk mengisi posisi double pivot. Hal ini membuat posisi Casemiro di Manchester United semakin terancam.

Meskipun Casemiro tidak akan dipaksa meninggalkan klub seperti beberapa rekrutan pelatih sebelumnya, perannya di tim diprediksi akan semakin berkurang. Usia yang semakin bertambah juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kesempatan bermainnya di lapangan.

Dengan dinamika yang terjadi di skuad Manchester United, masa depan Casemiro di klub ini tampaknya akan menghadapi banyak perubahan. Perlu dicermati bagaimana pelatih Amorim akan memanfaatkan pemain-pemain yang tersedia dan bagaimana strategi yang akan diterapkan untuk mencapai kesuksesan tim.

Lanjut Baca:

Jika pelatih Amorim memutuskan untuk menerapkan formasi tiga bek di Manchester United, posisi Matthijs de Ligt dapat terancam. Pengalaman De Ligt di Bayern Munchen menunjukkan bahwa ia mengalami kesulitan dalam formasi tersebut, terutama di bawah arahan Julian Nagelsmann. Penurunan kepercayaan diri yang ditunjukkan De Ligt selama bermain di lini belakang menjadi perhatian tersendiri. Di Manchester United, awal karier De Ligt juga tidak berjalan mulus. Alih-alih memperkuat pertahanan tim, ia tampak kesulitan beradaptasi dengan intensitas dan persaingan yang ketat di Premier League. Hal ini menjadi tantangan besar bagi pemain muda yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan. Selain masalah formasi dan adaptasi, De Ligt juga sering kehilangan fokus pada momen-momen penting. Salah satu contoh yang mencolok adalah saat ia memberikan penalti kepada West Ham pada akhir pertandingan 27 Oktober, yang berujung pada pemecatan manajernya. Kejadian ini menunjukkan bahwa konsentrasi dan ketenangan mental menjadi faktor penting dalam performanya di lapangan. Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, masa depan Matthijs de Ligt di Manchester United menjadi menarik untuk diperhatikan. Adaptasi terhadap formasi dan peningkatan fokus di momen krusial akan menjadi kunci untuk mengembalikan performanya ke jalur yang positif.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya